General Manager Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Adisutjipto Agus Pandu Purnomo menjelaskan, aktivitas penerbangan kembali dibuka pukul 14.18 WIB.
"Pesawat pertama yang landing itu Batik Air dari Bandara Halim Perdanakusuma sekitar jam 15.20 WIB," katanya dalam jumpa pers di Bandara Adi Sutjipto, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Sepanjang penutupan bandara hari ini, katanya, penerbangan enam pesawat dialihkan ke Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah.
Proses evakuasi GA 258, kata Agus, berlangsung cukup lama. Sebab, petugas harus menggali tanah di sekitar badan dan ekor pesawat yang merangsek ke tanah. Evakuasi dilakukan dengan alat dongkrak udara yang disebut salvage. Alat didatangkan dari Surabaya.
Terpisah, Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Beny S Butarbutar mengatakan petugas harus mengeraskan tanah untuk memindahkan pesawat Boing 737-800 MG itu.
"Kontur tanah yang lembek membuat petugas harus mengeraskan tanah dengan pelapisan pasir batu dan menggunakan pelat baja supaya badan pesawat mudah ditarik," kata Benny.
Ia menegaskan akan menyerahkan proses investigasi peristiwa ini ke Komisi Nasional Keselamatan Transportasi dan juga membentuk tim investigasi internal.
Pesawat Garuda Indonesia rute Jakarta-Yogyakarta mengalami slip di Bandara Adisutjipto semalam. Seluruh penumpang maupun kru pesawat selamat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
