Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak Duta Besar Denmark Casper Klynge gowes keliling Semarang -- MTVN/Mustholih
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak Duta Besar Denmark Casper Klynge gowes keliling Semarang -- MTVN/Mustholih (Mustholih)

Ganjar: Diplomasi Pit-pitan Bisa Berbicara Banyak

kerja sama
Mustholih • 17 Mei 2017 11:12
medcom.id, Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak Duta Besar Denmark Casper Klynge gowes keliling Semarang. Hal itu dilakukan untuk mengkampanyekan gerakan bersepeda.
 
"Saya punya kedekatan pribadi dengan dia (Dubes Denmark). Saya bisa sepeda, bisa becandaan. Saya kira itu diplomasi yang menarik. Diplomasi pit-pitan kan bisa berbicara banyak hal," kata Ganjar usai berkeliling Semarang dengan Klynge di Kompleks Gubernuran Jawa Tengah, Rabu 17 Mei 2017.
 
Menurut Ganjar, dirinya berhasil membuat Klynge terkesima dengan suasana Ibu Kota Jateng pagi tadi. Apalagi, keduanya sempat mampir di Kota Lama dan Museum Lawang Sewu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ganjar dan Klynge mulai mengayuh sepeda dari Kompleks Gubernuran Jawa Tengah pada pukul 06.00 WIB. Mereka beserta puluhan anggota komunitas pesepeda Viking Biking mengambil rute Simpang Lima-Jalan Ahmad Yani-Bundaran Bubakan-Kota Lama.
 
Di Kota Lama, Ganjar dan Klynge berhenti sejenak sembari berfoto di depan Gereja Blenduk. Tidak lama, roda kembali berputar meluncur ke Museum Lawang Sewu dengan mengambil rute Jalan Pemuda.
 
Pusa berfoto-foto di Museum Lawang Sewu, Ganjar dan Klynge kembali ke Kompleks Gubernuran Jawa Tengah dengan melewati Jalan Pandanaran dan Tri Lomba Juang. Ganjar mengaku banyak hal yang dibicarakan bersama Klynge selama bersepeda.
 
"Tadi pak Dubes juga menyampaikan ada kerjasama dengan Kementerian Lingkungan hidup tentang pengelolaan sampah. Saya kira menarik tawaran beliau," ujar Ganjar.
 
Menurut Ganjar, Pemrov Jateng sebenarnya sudah cukup lama menjalin kerjasama dengan pemerintah Denmark. Sejak 2013, pemerintah Denmark melirik pengelolaan sampah di Jawa Tengah untuk dijadikan sumber energi terbarukan.
 
"Sampai saat ini (kerjasama) sudah ada di (TPA) Jatibarang (Semarang). Kita harapkan bisa lebih baik lagi," tutup Ganjar.
 
Mewakili Klynge, Penasehat Kedutaan Besar Denmark untuk Jateng Ian Rowland membenarkan, pemerintah Denmark dan Kementerian Lingkungan Hidup menjalin kerjasama membuat proyek energi terbarukan pada empat daerah di Jawa Tengah. Nilai total empat proyek tersebut mencapai Rp160 miliar.
 
"Saat ini sudah agak matang. Ini tahap tendering, semua sudah masuk. Jumat akan kita evaluasi, siapa yang akan menang untuk melaksanakan proyeknya. Groundbreaking kita harapkan Agustus atau September," ujar Rowland.
 
Ia menjelaskan, empat daerah yang dibidik pemerintah Denmark adalah Karimun Jawa (proyek renewable energy), Cilacap (proyek energi dari sampah,) Tegal (proyek pembersian lahan), dan Kebumen.
 
"Jadi, dua sampai tiga tahun ini sudah banyak kita siapkan. Sekarang sudah siap semua untuk selesai tender. Beberapa bulan lagi konstruksi," tegas Rowland.
 

(NIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif