Program One Student Five Trees itu dicanangkan Rektor UNS, Ravik Karsidi dan dikukuhkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memberikan kuliah umum di Fakultas Pertanian UNS, Rabu 24 Februari 2016.
Dalam sambutannya, Ravik Karsidi mengatakan, program penanaman pohon tersebut sesuai dengan identitas UNS sebagai kampus hijau. "Baik mahasiswa S1 maupan D3 wajib menanam lima pohon dan memelihara, serta melaporkannya secara berkala. Bukti tanamannya akan menjadi salah satu syarat kelulusan," katanya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Karena kondisi kampus yang sudah hijau, mahasiswa hanya menanam satu pohon di kampus dan empat pohon di luar kampus. "Kalau perlu nanti di sepanjang jalan tol Solo-Semarang biar mahasiswa UNS yang menghijaukan," imbuhnya.
Pohon yang ditanam berjenis pohon pelindung, pohon langka, dan pohon buah. Setelah menanam, mahasiswa wajib mengisi Sistem Informasi Monitoring Penanaman Pohon sebagai laporan perkembangan pohon yang mereka tanam.
Salah seorang mahasiswa FMIPA UNS angkatan 2013, Alfath menanggapi positif program tersebut. "Yang penting sistemnya sudah ada, jadi enggak asal menanam. Dulu waktu masa orientasi mahasiswa baru disuruh menanam tapi tidak diatur, jadinya malah rusak," ungkapnya.
Berbeda dengan Alfath, mahasiswa lain, M Faisal dari FKIP UNS kurang setuju kebijakan tersebut. "Kalau cuma formalitas, nanti kurang berdampak. Apalagi kalau buat syarat kelulusan, kan, enggak ada hubungannya dengan akademik," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
