Kondisi terkini perbaikan Jembatan Sipait di Desa Sipait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jateng. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)
Kondisi terkini perbaikan Jembatan Sipait di Desa Sipait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jateng. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi) (Kuntoro Tayubi)

Pekalongan jadi Titik Kemacetan di Pantura

jalan rusak
Kuntoro Tayubi • 30 Mei 2016 13:40
medcom.id, Pekalongan: Sejumlah titik di jalur pantura Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, diprediksi menjadi area titik kemacetan saat arus mudik dan balik lebaran 2016 di Jawa Tengah. Sejumlah persiapan dilakukan Satlantas Polres Pekalongan, untuk mengatasi kepadatan arus.
 
Titik rawan macet di jalur sejauh 9,2 km itu terdapat di sekitar Jembatan Sepait di Desa Sipait, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jateng. Pasalnya, hingga saat ini jembatan belum selesai. Titik kemacetan lainnya ada di depan kompleks Pasar Wiradesa.
 
Kasatlantas Polres Pekalongan, AKP Didi Dewantoro mengatakan, perbaikan jembatan Sepait menyebabkan penyempitan arus untuk kendaraan dari arah Semarang-Jakarta. Selain itu, ada simpang tiga menuju ke Kecamatan Sragi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sehingga pasti akan ada penumpukan kendaraan di titik tersebut. Diperkirakan, pantura Kabupaten Pekalongan akan menjadi titik kepadatan arus lalu lintas,” katanya, Senin (30/05/2016).
 
Dikatakan Didi, dari arah Jakarta-Semarang juga ada pembagian arus kendaraan. Kendaraan kecil melintas di jembatan darurat, sedangkan kendaraan besar melintas di jembatan sisi selatan (arus Semarang-Jakarta).
 
“Untuk itu di jembatan Sepait natinya akan kita tempatkan 20 personel yang akan dibagi menjadi tiga shift, dengan masing-masing shift terdiri dari enam petugas,” tambahnya.
 
Pekalongan jadi Titik Kemacetan di Pantura
Pembagian arus Semarang-Jakarta di Jembatan Sipait A (kiri) dan jembatan darurat (kanan) untuk kendaraan kecil dari Jakarta menuju Semarang. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)
 
Sementara itu di pasar Wiradesa, kemacetan terjadi karena tidak adanya kantong parkir di sekitar pasar. Ruas jalannya sempit dan ada aktivitas warga di sekitar pasar.
 
“Kita akan kanalisasi warga di pasar, artinya untuk warga yang menyeberang akan kita atur, sehingga tidak ada warga yang menyeberang sembarangan, agar arus lalu lintas sedikit teratur,” terangnya.
 
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 6 Wilayah Tegal Pekalongan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, Ya’fur Sulaiman memastikan jembatan Sepait belum bisa dilalui pemudik. Sesuai jadwal, pengerjaan selesai di bulan September 2016.
 
“Namun jika tidak ada hambatan, akan kami upayakan agar jembatan dapat difungsikan saat arus balik lebaran. Dan setelah H+10, jembatan akan kami tutup kembali untuk disempurnakan 100 persen,” katanya.
 

(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif