medcom.id, Solo: Pedagang Pasar Klewer mendesak Pemerintah Kota Solo menunda pemindahan pedagang dari pasar darurat (Alun-alun Utara Kota Solo) ke Pasar Klewer yang baru.
Alasannya, sebentar lagi mulai memasuki bulan puasa, saat itu pasar selalu ramai pembeli. Pemindahan pedagang dalam waktu dekat ditakutkan bakal berdampak pada omzet lantaran pelanggan harus mencari kios pedagang di tempat yang baru.
Humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) Kusbani mencontohkan, penurunan omzet juga pernah terjadi saat pedagang dipindahkan dari Pasar Klewer yang terbakar ke Alun-alun Utara Kota Solo. "Saat itu omzet menurun hampir 70 persen," tuturnya, Rabu, 29 Maret 2017.
Sedangkan, setiap memasuki bulan puasa, lanjut dia, biasanya pelanggan ramai berdatangan. “Kalau dipindah pelanggan masih harus mencari kios dan kami juga membutuhkan penyesuaian,” kata dia.
Kusbani berharap pemindahan pedagang dapat dilakukan setelah lebaran. Pihaknya akan segera menyampaikan surat permohonan itu ke pemkot.
Namun, Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Subagiyo bilang, permohonan pedagang tidak bisa serta-merta dikabulkan. Meskipun demikian, pemkot juga belum dapat memastikan kapan Pasar Klewer yang telah selesai dibangun akan diresmikan.
“Waktu peresmian memang masih menunggu kabar dari pemerintah pusat. Hanya saja sewa untuk Alun-alun Utara habis pada Juni ini dan kami tidak berencana memperpanjang sewanya,” tutup Subagiyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
