medcom.id, Brebes: Jumlah penderita penyakit demam berdarah di Brebes, Jawa Tengah, terus meningkat. Hingga akhir Januari, pasien positif demam berdarah dengue (DBD) sebanyak 57 orang. Dua di antaranya meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Brebes, dokter Sri Gunadi menyebutkan, dibanding 18 kasus pada Desember 2015, jumlah penderita DBD pada Januari 2016 naik menjadi 57 pasien.
“Dari jumlah tersebut, dua meninggal dunia. Rata-rata pasien meninggal akibat terlambat dibawa ke rumah sakit. Pasien baru dibawa ke rumah sakit setelah kondisinya kritis,” ungkap Sri, di kantornya, Selasa (2/2/2016).
Selain itu, kata Sri, meningkatnya penderita DBD, terlihat di bangsal anak berbagai rumah sakit di Brebes. Di rumah sakit umum Brebes, bangsal anak kelas 3 sejak sebulan lalu sudah dipenuhi pasien demam berdarah. Pihak rumah sakit bahkan menyiapkan bangsal cadangan untuk menampung lonjakan pasien di ruang Dahlia.
“Beberapa daerah dinyatakan sebagai wilayah rawan DBD, seperti Wanasari, Brebes, Bulakamba dan Tanjung. Di wilayah tersebut. Jumlah pasien DBD pada januari lalu cukup banyak,” katanya.
Saat ini, Dinas Kesehatan secara intensif terus melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) untuk mencegah penyebaran penyakit mematikan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
