Mbah Supri, saat ditemui di kediamannya, Gamping, Sleman, Yogyakarta. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)
Mbah Supri, saat ditemui di kediamannya, Gamping, Sleman, Yogyakarta. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim) (Ahmad Mustaqim)

Mbah Supri: Jangan Nunggu Dibantu Orang Lain

unik
Ahmad Mustaqim • 18 Oktober 2015 16:04
medcom.id, Yogyakarta: Usia Supriyanto atau Mbah Supri memang tak lagi muda, yakni 62 tahun. Meski begitu, ia cukup lihai memainkan i-line skate, menyusuri jalanan di Yogyakarta.
 
Tak cukup jalanan landai, lelaki ini juga mengaku pernah menyusuri jalanan ekstrem Yogyakarta dengan i-line skate kesayangannya. "Ketimbang saya tidak bisa ikut kompetisi, jadi ya pilih medan yang ekstrem," katanya saat ditemui di rumahnya, Sabtu (17/10/2015).
 
Bukan omong kosong apa yang dilakukan Mbah Supri. Ia mengungkapkan pernah melewati beberapa jembatan layang di Yogyakarta. Mulai dari jembatan layang Jombor, Lempuyangan, dan Janti. "Musuhnya kendaraan motor, mobil, sama truk," katanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mbah Supri mengatakan, jalanan di jembatan layang memiliki risiko lebih tinggi. Sebab, di jalur itu kerap ramai kendaraan, dan tantangan lainnya adalah saat jalan menurun. Apalagi untuk ukuran usianya yang tak lagi muda.
 
"Saat latihan, saya dibilangi kalau jatuh jangan mencoba menahan, tapi biar jatuh saja, lalu bangun lagi. Jangan nunggu dibantu orang lain," ucapnya.
 
Tak hanya medan ekstrem. Lelaki berumur lebih setengah abad ini mengaku pernah mencoba perjalanan Yogyakarta-Klaten, Jawa Tengah memakai i-line skate. Waktu yang ia butuhkan yakni tiga jam.
 
"Waktu ke Klaten jalanannya biasa. Tapi panasnya itu yang berat. Pulangnya enggak kuat, akhirnya naik kereta," ujarnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif