“Kami tidak bisa serta-merta mengusir mereka,” papar Hari, ditemui di Taman Cerdas Jebres, Solo, Rabu (11/05/2016).
Hari menduga fasilitas di Taman Jebres Solo menjadi penyebab banyaknya orang dewasa yang justru mengunjungi taman. Salah satunya akses internet gratis dan lokasinya yang berdekatan dengan kampus.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Meski begitu, Hari memastikan beberapa fasilitas yang disediakan untuk anak-anak tidak digunakan oleh orang dewasa. Contohnya laboratorium IT yang berisi sekitar 15 unit komputer serta tujuh wahana permainan anak.
“Ada enam petugas keamanan yang akan menegur jika ada orang dewasa menggunakan fasilitas untuk anak,” imbuh dia.
Taman Cerdas Jebres, kata Hari, memiliki empat bangunan dan area terbuka. Empat bangunan tersebut antara lain kantor dan ruangan IT, aula, ruang audio visual dan bangunan edukasi serta display.
“Anak bisa mengeksplorasi seni karena terdapat ruang pentas seni, pemutaran film, area terbuka untuk pentas. Saat ini yang tengah dalam proses adalah radio komunitas anak,” ujarnya.
Taman Cerdas Jebres seluas 3.500 meter persegi awalnya merupakan lahan tak terawat milik pemerintah. Ide membuat taman cerdas ini sudah ada sejak pemerintahan Jokowi-Rudy.
"Saat ini di Kota Solo sudah terdapat sembilan taman cerdas di beberapa kelurahan di Kota Solo,” paparnya.
Pemerintah menargetkan setidaknya satu kelurahan memiliki satu Taman Cerdas. Sedangkan Taman Cerdas di kawasan Jebres, diresmikan sejak Desember tahun 2014.
Dari seluruh fasilitas di Taman Cerdas, perpustakaan baca anak belum beroperasi. Kekurangan buku menjadi salah satu alasan perpustakaan anak di taman itu belum dapat digunakan.

"Kemarin dari Arpusda menyumbangkan kurang lebih 100 buku. Saat ini kami masih membutuhkan sekitar 3 ribu buku,” ungkap Hari.
Perpustakaan menjadi bagian penting dari sebuah ruang publik anak yang memang diberi nama ‘Taman Cerdas’. Sebab, buku menjadi penunjang anak-anak memiliki minat baca dan mempunyai hastrat menimba ilmu pengetahuan.
“Targetnya semoga tahun depan sudah ada perpustakaan yang bukunya lengkap dan dapat dinikmati oleh anak-anak,” kata dia.
Hari menjelaskan, pengelola juga menjalin kerjasama dengan beberapa pihak seperti Solo Mengajar. Mereka memberikan les gratis kepada anak-anak usia Sekolah Dasar dua kali dalam satu minggu di Taman Cerdas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(MEL)
