Kapolsek Laweyan Komisaris Agus Puryadi mengungkapkan, aksi ini merupakan buntut peristiwa semalam. "Sopir Go-Jek ada yang dianiaya," kata Agus.
Bermula ketika salah satu sopir Go-Jek menunggu penumpang sekitar pukul 21.30 WIB. Tiba-tiba datang lima orang tak dikenal. Mereka langsung memukul sopir Go-Jek bernama Kristian Wibowo, 31, itu.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Sopir Go-Jek menunggu penumpang di barat Stasiun Purwosari, tentunya berdasarkan pesanan. Didatangi lima orang dan dipukuli menggunakna helm. Kemudian, lima orang tersebut pergi," ujar Agus saat ditemui Metrotvnews.com di kawasan Kalitan Solo, Rabu (13/10/2016).
Saat ini, Kristian tengah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Kasih Ibu. Sedangkan polisi masih menyelidiki identitas lima orang pelaku pemukulan.
Peristiwa ini disinyalir lantaran perebutan lahan sopir ojek pangkalan dengan Go-Jek. Hal tersebut dikemukakan oleh salah satu sopir Gojek yang enggan disebutkan namanya.
"Ada saksi yang mengatakan pelaku pemukulan memakai rompi oranye yang diketahui seperti identitas ojek pangkalan stasiun," kata dia.
Kedatangan puluhan sopir Gojek yakni sebagai aksi solidaritas sekaligus memberikan penjelasan pada ojek pangkalan Stasiun Purwosari bahwa mereka tidak pernah mengambil lahan sopir ojek pangkalan. "Intinya Gojek tidak merebut penumpang," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
