medcom.id, Jepara: Kapal layar motor (KLM) Jaya Kusuma yang bersandar di perairan Ujung Batu Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, tenggelam. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian ditaksir hingga Rp450 juta.
Peristiwa ini bermula ketika nakhoda KLM Jaya Kusuma Kasturi dan 14 anak buah kapal (APK) turun dari kapal untuk mempersiapkan berlayar. Tiba-tiba gelombang tinggi menghantam kapal. Air laut lantas masuk ke buritan.
“Kemudian seluruh badan kapal tenggelam,” ujar Kasat Polairud Polres Jepara AKP Hendrik Irawan, Rabu 8 Maret 2017.
Sebelum tenggelam, Hendrik menyampaikan, kapal milik nelayan Kabupaten Rembang itu sudah tiga hari bersandar di Jepara. Itu lantaran gelombang di perairan laut Jepara sedang tidak aman untuk berlayar.
“Rencananya akan di sandarkan di Dermaga Kartini. Karena cuaca buruk akhirnya di sandarkan di Pantai Ujung Batu,” ungkap Hendrik.
Nelayan dari luar Jepara pada umumnya bersandar di Jepara hingga berhari-hari. Mereka berangkat mencari ikan dari Jepara. Ikan hasil tangkapan dijual di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ujung Batu Jepara.
“Mereka di sini bisa sampai berhari-hari, tergantung ketersedian bekal mereka. Ikan hasil tangkapan dijual di TPI,” beber Hendrik.
Proses evakuasi bangkai KLM Jaya Kusuma melibatkan warga dan sejumlah personel kepolisan. Saat ini bangkai kapal masih dibiarkan di pinggir pantai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
