Ketinggian air mencapai 50 sentimeter menggenang di halaman depan Gudang Bulog. Beruntung, beras yang disimpan di dalam gudang tidak ikut terendam.
“Beras aman, tidak ada yang terendam. Kan bangunannya sudah tinggi,” jelas Kepala Gudang Bulog Sumberejo, Noviyanto. Hanya saja, banjir mengganggu proses bongkar muat.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Dia mengaku banjir disebabkan meluapnya saluran drainase di depan gudang. "Karena pintu air ditutup,” kata Noviyanto.
Biasanya, banjir akan surut lima jam setelah pintu air dibuka. Selain menggenangi kompleks Gudang Bulog Sumberejo, air juga menggenangi dua pabrik rokok yang berada di sebelah gudang. Tidak ada aktivitas dari dalam pabrik karena air hampir menggenangi seluruh komplek pabrik.
Perkampungan di Dukuh Sukong, yang berada di belakang pabrik dan gudang, pun tak luput dari rendaman air. Namun demikian, air tidak sampai masuk ke dalam rumah, hanya jalan masuk yang tergengang air dengan ketinggian 50 sentimeter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
