Komandan Wing Dikterbang Lanud Adi Sucipto Kolonel Pnb Bonang Bayuaji Gautama (kanan) -- MTVN/Pythag Kurniati
Komandan Wing Dikterbang Lanud Adi Sucipto Kolonel Pnb Bonang Bayuaji Gautama (kanan) -- MTVN/Pythag Kurniati (Pythag Kurniati)

Latihan Terbang TNI AU Dihentikan Sementara Waktu

pesawat tergelincir
Pythag Kurniati • 02 Maret 2017 16:20
medcom.id, Solo: Latihan terbang TNI Angkatan Udara (AU) untuk sementara dihentikan pasca-insiden ringan pada pesawat latih dasar pagi tadi. Tim Mabes TNI AU akan melakukan investigasi untuk meneliti penyebab insiden ringan itu.
 
"Biasanya, latihan (terbang) dilakukan setiap hari mulai pukul 06.30 WIB. Take off terakhir pukul 14.00 WIB. Siswa didampingi instruktur melakukan latihan take off dan landing secara bergantian," kata Komandan Wing Dikterbang Lanud Adi Sucipto Kolonel Pnb Bonang Bayuaji Gautama di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, Kamis, 2 Maret 2017.
 
Bonang menjelaskan, sudah lebih dari satu bulan latihan dilaksanakan di Bandara Adi Soemarmo. "Memang sekolah penerbang Angkatan Udara itu homebase-nya ada di Yogyakarta, kebetulan latihan penerbangan dilaksanakan di Solo," ungkapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Latihan terbang, lanjut Bonang, menggunakan empat pesawat. Beberapa pesawat adalah buatan Jerman jenis Grob tipe Propeller dan dioperasikan TNI AU sejak 2013.
 
"Pesawat tergolong baru, dalam kondisi bagus," jelasnya.
 
(Baca: Pesawat Tergelincir karena Ban Bermasalah saat hendak Terbang)
 
Menurut Bonang, salah satu pesawat latih dasar mengalami permasalahan pada bagian ban atau biasa disebut nosewheel collapse. Kerusakan terjadi di tengah latihan. Pesawat hanya mengalami lecet di bagian depan.
 
"Detail penyebabnya, kami belum tahu karena masih tahap penyelidikan. Untuk perbaikan, sangat mungkin diperbaiki dalam waktu singkat karena kerusakan tidak berdampak pada system engine," tutup dia.
 
Pesawat latih TNI AU tergelincir di Bandara Adi Soemarmo Solo pagi tadi. Pesawat mengalami kerusakan ringan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
 
Saat hendak terbang atau take off, ban pesawat terlipat ke dalam. Kondisi itu dikenal dengan nosewheel collapse.
 
Kejadian tersebut mengganggu jadwal penerbangan mulai dari 08.50 WIB sampai dengan 10.00 WIB. Beberapa pesawat tertunda untuk terbang maupun mendarat.
 
(Baca: Pesawat Latih TNI AU Tergelincir, Bandara Adi Soemarmo Ditutup Sementara)
 

(NIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif