?Salah satu rumah tak layak huni di Kabupaten Jepara. Foto: Metrotvnews.com/Rhobi Shani
?Salah satu rumah tak layak huni di Kabupaten Jepara. Foto: Metrotvnews.com/Rhobi Shani (Rhobi Shani)

61.528 Rumah di Jepara Tak Layak Huni

bedah rumah
Rhobi Shani • 21 Januari 2017 13:56
medcom.id, Jepara: Renovasi rumah tidak layak huni di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, tahun ini dipastikan tak tuntas. Sebab, anggaran yang digelontorkan pemerintah Kabupaten Jepara minim, yakni Rp7,5 miliar.
 
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Penataan Kawasan Permukiman Kabupaten Jepara, Ashar Ekanto, menyampaikan dana itu hanya cukup untuk merenovasi 500 rumah. Dengan catatan, masing-masing mendapat Rp15 juta.
 
"Anggaran sebesar itu tentu tak cukup untuk memperbaiki rumah tidak layak huni di Jepara. Tapi, nanti kami masih mau cari tambahan dari bantuan provinsi dan pusat,” ujar Ashar, Sabtu (21/1/2017).
 
Saat ini jumlah rumah tak layak huni di Jepara sebanyak 61.528 unit. Meliputi rumah dengan kondisi sedang (label hijau) dan kondisi buruk (label merah). Jumlah tersebut tersebar di setiap kecamatan.
 
“Kemungkinan bisa bertambah karena saat ini masih proses verifikasi. Masih ada rumah yang belum dimasukkan,” kata Ashar.
 
Anggaran renovasi rumah tahun ini meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu. Pada 2016, bantuan untuk renovasi rumah tak layak huni hanya Rp5 juta.
 
"Tahun ini pengerjaannya juga diuab. Kami akan prioritaskan satu titik dulu. Setelah selesai baru pindah ke titik lain. Kemungkinan akhir Februari ini bisa dimulai,” ujar Ashar.
 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif