Warga Ambarketawang, Gamping, Sleman, DI Yogyakarta ini bersepatu roda menempuh jarak sekira 500 kilometer demi upacara HUT ke-71 RI di Istana Negara pada 17 Agustus 2016.
"Semoga dengan izin Allah, bisa sampai di Jakarta pada tanggal 16 Agustus," kata dia di Jatilawang, Banyumas, Jateng, dikutip Antara.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Baca: Kakek Belia Bersepatu Roda Yogya-Jakarta
Tekad Mbah Supri begitu liat. Semangatnya senantiasa belia meski di usia senja. "Jangan mudah putus asa. Saya saja yang sudah tua tetap semangat bersepatu roda Yogyakarta-Jakarta," ujar pemilik motto bojo muring tetep ngglinding (istri marah, tetap melangkah) itu.
Salah seorang pembina Asosiasi Seluncur Gaya Bebas Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jacky Setiawan mengatakan keinginan Mbah Supri bersepatu roda hingga Jakarta untuk bertemu Presiden Joko Widodo sudah lama direncanakan dan suratnya telah lama diajukan.

Mbah Supri berpose di penyeberangan jalan sebelum menempuh perjalanan Jakarta-Yogyakarta, Rabu (10/8/2016). (Metrotvnews.com/Patricia Vicka)
Tetapi, kata dia, pihaknya baru mendapat balasan pada 8 Agustus 2016. "Dengan waktu yang mepet ini, saya sampaikan kepada Mbah Pri dan beliau menyatakan siap untuk berangkat," katanya.
Dalam perjalanan itu, Mbah Supri dikawal dua orang bersepatu roda. Yakni Dieta Lasmareta dari Klub Sepatu Roda Jombang, Jatim; dan Echy dari Klub Joglos Yogyakarta. Kecepatan rata-rata yang ditempuh mencapai 20 kilometer per jam. Lama perjalanan setiap etape empat jam.
Baca: Saban Hari Mbah Supri Bersepatu Roda Susuri Jalanan Yogya
"Pagi hari berjalan sekitar empat jam, lalu istirahat pukul 11.00-14.00 WIB sekalian untuk salat, dan jalan lagi selama empat jam," katanya.Berdasar pengamatannya, stamina Mbah Supri tetap prima.
Bahkan, Dieta Lasmareta mengaku kesulitan mengimbangi ketangguhan Mbah Supri. "Kami sempat beberapa kali mengajak Mbah Supri untuk istirahat dulu. Namun beliau selalu bilang lima kilometer lagi. Bahkan kemarin pagi, kami sempat ketiduran usai salat Subuh dan ternyata Mbah Supri telah berangkat sendiri," kata pelatih salah satu klub sepatu roda di Jombang itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
