Deputi 1 Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayor Jendral Abdul Rahman Kadir, mengatakan, ada ribuan laman berisi gambar dan video yang mengajarkan kekerasan, jihad yang tidak benar dan memicu konflik.
"Duta damai dunia maya akan meramaikan dunia maya dengan kedamaian. Harapan kita orang yang baca konten damai ini akan berpengaruh sehingga bisa mengimbangi konten radikal yang disebarkan oleh teroris," katanya, usai seminar Duta Damai Dunia Maya di Yogyakarta, Kamis (21/7/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Ada sekitar 200 duta damai yang sudah dibentuk BNPT di kota Medan, Jakarta, Makassar dan terakhir Yogyakarta. Para Duta Damai Dunia Maya telah mendapat serangkaian pelatihan dan seminar.
Salah satu laman buatan Duta Damai Yogyakarta adalah Jihadis yang beralamat di jihadis.dutadamai.id. Situs ini berisi meme dan video lucu yang menyentil pemikiran serta ideologi orang tentang arti Jihad yang sebenarnya.

Salah satu konten di laman milik Jihadis. (Metrotvnews.com/repro-Patricia Vicka)
Dimas Suyatno, Pemimpin Redaksi Jihadis menjelaskan, laman itu dibentuk untuk mengembalikan arti Jihad sebenarnya: damai dan tanpa kekerasan. Karena selama ini jihad selalu disalah artikan sebagai pembenar melakukan peperangan dan kekerasan. Jihadis merupakan akronim Jihad Istimewa.
"Padahal Jihad sebenarnya itu damai. Bukan untuk merusak. Kami ingin memberikan energi positif ke masyarakat dan menjelaskan arti Jihad sebenarnya," tutur bloger berusia 33 tahun ini.
Melalui meme, video, atau tulisan yang bernada humor, anggota Jihadis akan mengedukasi masyarakat untuk berfikir kritis dan tidak mudah terhasut dengan bujukan pihak-pihak yang mengajak perang atas nama jihad.
"Kita akan coba komunikasi dengan pemuka dan tokoh agama bagaimana jihad yang benar. Lalu kita berikan tips cara berjihad yg benar melalui video dan meme. Kita posting seminggu minimal dua kali," tuturnya. Konten itu juga bakal disebar di media sosial.
Selain Jihadis, ada puluhan website damai lainnya yang telah dibentuk Pasukan Jihad BNPT untuk mengimbangi konten negatif para teroris dengan berita-berita positif dan damai. Situs itu antara lain pojok.dutadamai.id, satu.dutadamai.id, ayog.dutadamai, dan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
