"Sudah saya amati, yang terkena seperempat bagian pilar. Di bawah 40 persen terkenanya," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Subagiyo, Jumat, 14 April 2017.
Subagiyo menjelaskan, ada beberapa faktor penyebab pilar menabrak bagian kios. Salah satunya adalah terbatasnya lahan yang tersedia.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
"Kondisi struktur bangunan memang seperti itu. Saat ini, tidak memungkinkan kios-kios pedagang (yang terkena pilar) dipindahkan karena sebentar lagi diresmikan," terangnya.
Menurut Subagiyo, hanya 21 orang dari ribuan pedagang yang mengadukan persoalan bangunan kios. Artinya, keluhan tersebut hanya dialami segelintir padagang.
(Baca: Pedagang Pasar Klewer Bisa Sampaikan Keluhan di Posko Aduan)
Terpisah, Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo meminta pedagang Pasar Klewer merawat baik-baik kios yang mereka tempati. "Kios ini kan gratis, pedagang tidak keluar sepeser pun. Hanya membayar retribusi, dan retribusi itu bukan biaya sewa," tuturnya.
Pasar sandang terbesar di Jawa Tengah itu akan diresmikan pada 21 April 2017. Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir meresmikan secara langsung.
Saat ini, pedagang Pasar Klewer tengah memindahkan barang-barang dagangan dari pasar darurat. Pemkot Solo memberikan waktu pedagang memindahkan dagangan hingga 30 April 2017.
(Baca: Pemkot Solo Serahkan 1.002 Kunci Kios Pedagang Pasar Klewer)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(NIN)
