Presiden RI Joko Widodo (kedua kiri) tertawa saat mendengarkan tausiah pada peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren (Ponpes) Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (4/5) malam. ANTARA FOTO/Anis Efizudin.
Presiden RI Joko Widodo (kedua kiri) tertawa saat mendengarkan tausiah pada peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren (Ponpes) Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (4/5) malam. ANTARA FOTO/Anis Efizudin. (Pythag Kurniati)

Ponpes di Sukoharjo Bacakan Seribu Al-Fatihah Setiap Hari untuk Presiden Jokowi

presiden jokowi
Pythag Kurniati • 08 April 2017 22:27
medcom.id, Sukoharjo: Pondok Pesantren Khalifatullah Singo Ludiro yang terletak di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, setiap hari membacakan seribu surah Al-Fatihah untuk Presiden Joko Widodo.
 
"Sejak pertama Pak Presiden (Jokowi) menjabat, kami mendoakan beliau secara rutin. Santri-santri kami membacakan seribu bacaan Al-Fatihah setiap hari," kata Pimpinan Ponpes Khalifatullah Singo Ludiro, KH. Agung Syuhada saat ditemui wartawan, Sabtu, 8 April 2017.
 
Baca: Presiden Jokowi Berharap Politik dan Agama Tetap Bersinergi Baik

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Surah Al-Fatihah dibacakan oleh 197 santri pondok pesantren. "Seribu dibagi 197 santri, jadi agak ringan. Dibaca setiap bakda Magrib," lanjut Agung Syuhada.
 
Agung Syuhada mengaku hal tersebut merupakan inisiatif pesantren untuk mendoakan Presiden. Dia berharap, dari doa yang dikirim tersebut bisa memberikan Jokowi kekuatan dalam memimpin Indonesia.
 
"Sedangkan untuk saat-saat tertentu seperti jika beliau (Presiden Jokowi) diserang fitnah, kami lakukan istighosah," jelas Agung Syuhada.
 
Pondok Pesantren Khalifatullah Singo Ludiro dikenal sebagai tempat keluarga Presiden Jokowi mengaji. Agung Syuhada mengatakan, Ibunda Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo dan beberapa adik Jokowi telah belasan tahun mengaji di ponpes tersebut.
 
Baca: Ketua MUI: Politik dan Agama Saling Menopang
 
Saat ini Ponpes Khalifatullah Singo Ludiro memiliki 197 santri. Santi-santri yang berminat menghafalkan Al-Quran dan menimba ilmu agama sama sekali tidak dipungut biaya. Malah mendapat penawaran beasiswa ke Madinah.
 
Selain bangunan pondok pesantren dan masjid, ponpes Khalifatullah Singo Ludiro juga mendirikan sekolah. Sekolah tersebut berjenjang Taman Kanak-Kanak sampai Sekolah Menengah Atas.
 
Seperti diketahui, kedatangan Presiden Jokowi ke Ponpes Khalifatullah Singo Ludiro untuk bersilaturahmi. Presiden sekaligus meresmikan Gedung Sholawat KH. Surowijoyo dan Masjid Ariffa Istiqomah.
Dalam kunjungan ke ponpes tersebut, Jokowi juga membagi-bagikan tiga unit sepeda.
 
"Saya harapkan selain belajar mengaji, santri-santri di Pondok Pesantren ini juga dibekali keterampilan vokasional. Sehingga ketika terjun ke masyarakat, mereka telah memiliki cukup bekal," ujar Presiden Jokowi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif