Karsih Ibunda Tarsini, memegangi foto anaknya (Tarsini) yang teranc am hukuman mati di Arab Saudi. Tarsini binti Tamir (22) terancam hu kuman mati di Dammam, Arab Saudi karena dituduh meracuni anak majikannya hingga tewas. Foto: MI/Furqon Ulya Himawan
Karsih Ibunda Tarsini, memegangi foto anaknya (Tarsini) yang teranc am hukuman mati di Arab Saudi. Tarsini binti Tamir (22) terancam hu kuman mati di Dammam, Arab Saudi karena dituduh meracuni anak majikannya hingga tewas. Foto: MI/Furqon Ulya Himawan (Bambang Mujiono)

Kampung Halaman Karni Dikenal sebagai Desa TKI

karni binti medi tarsim
Bambang Mujiono • 17 April 2015 10:48
medcom.id, Brebes: Seorang tenaga kerja Indonesia, Karni binti Medi Tarsim, dieksekusi mati, Kamis (17/4/2015) malam. Warga Desa Karangjunti, Kecamatan Losari, Brebes itu divonis mati karena diduga membunuh anak majikannya. Dia dieksekusi mati dengan cara ditembak.
 
Ada fakta menarik ketika Metrotvnews.com berkunjung ke kampung halamannya. Desa Karangjunti ternyata dikenal sebagai kampung TKI di Kabupaten Brebes.
 
Sedikitnya ada 170 warga Desa Karangjunti yang menjadi TKI. Mayoritas menjadi tenaga kerja di Timur Tengah seperti, Arab Saudi dan Qatar. Ada juga di beberapa negara di Asia lainnya, seperti Korea, Taiwan dan Hongkong.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Desa Karangjunti, Kecamatan Losari, Brebes, Zaenab, mengakui minat warga Desa Karangjunti menjadi TKI tidak surut oleh banyaknya kasus yang menerpa para pahlawan devisa itu. “Muhun, memang banyak warga kami yang menjadi TKI keluar negeri. Dari sekitar 5000 jiwa, sekitar 170 orang saat ini menjadi TKI,” ujar Zaenab, Jumat dini hari.
 
Oleh karena itu, dia meminta kepada pemerintah untuk bisa memberikan perlindungan hukum penuh kepada pahlawan devisa asal desanya tersebut.
 
Zaenab juga telah memberitahukan kepada para remaja usia kerja di desanya agar berhati-hati saat melangkahkan niatnya bekerja di luar negeri. Dia tidak ingin kejadian Karni terulang lagi di desanya. “Selain hati-hati memlih negara dan majikan penerima kerja. Kami juga senantiasa memberi nasihat kepada warga kami yang hendak kerja di luar negeri agar hati-hati dan bisa membawa diri di negeri orang,” kata Zaenab.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(BOB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif