Keberadaan batik brebesan muncul sejak 1917. Dari perkembangannya, saat ini batik salem telah memunculkan berbagai motif, di antaranya motif kopi pecah, manggar, dan ukel dengan ciri khas hitam dan putih.
Salah satu pemerhati kerajinan batik yang juga pengusaha batik asal Semarang, Widianingsih Sunandar, mengatakan, motif batik salem memiliki keunggulan tersendiri. “Saya telah membawa batik salem untuk dijual di galeri milik saya di Semarang,” kata Widianingsih, kepada Metrotvnews.com, Sabtu (26/9/2016).
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Keberadaan batik salem yang memiliki keindahan dalam bentuk dan ragam corak terus dipopulerkan oleh para pengrajin. Salah satunya dengan mempromosikannya ke sejumlah pegawai di lingkungan pemkab Brebes.
Lusiana Indira Isni, pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di Kantor Bagian Humas dan Protokol Setda Brebes sebagai Kasubag Humas, mengaku sudah lama menggunakan batik salem sebagai pakaian keseharian. Menurutnya, batik salem merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Brebes.
“Saya senang makanya saya pergunakan batik salem sebagai pakaian keseharian. Selain itu, coraknya yang beragam membuat batik salem sangat cocok untuk busana kerja,” kata Lusi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
