Kegiatan di Omah Sadar di Banyuputih, Batang, Senin (14/3/2016).MTVN/M. Rodhi Aulia
Kegiatan di Omah Sadar di Banyuputih, Batang, Senin (14/3/2016).MTVN/M. Rodhi Aulia (M Rodhi Aulia)

Omah Sadar, Trik Bupati Yoyok di Tengah Lokalisasi

bupati yoyok
M Rodhi Aulia • 14 Maret 2016 19:53
medcom.id, Batang: Kawasan pelacuran ada di mana-mana, hampir di semua daerah. Termasuk pula di Batang, daerah kecil di Jawa Tengah, yang masuk jalur Pantura.
 
Lokasi pelacuran ada di Batang, tapi Bupati Yoyok Riyo Sudibyo sama sekali tak berniat menggeruduk. Yoyok tak mau meniru pembongkaran di Dolly, Surabaya; dan Kalijodo, Jakarta.
 
"Saya enggak seperti itu. Saya buat Omah Sadar," kata Yoyok kepada Metrotvnews.com di Rumah Dinas Bupati Batang, akhir pekan kemarin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Omah Sadar, Trik Bupati Yoyok di Tengah Lokalisasi
Omah Sadar di Banyuputih, Batang, Senin (14/3/2016).MTVN/M. Rodhi Aulia
 
Apa itu Omah Sadar? Menurut Yoyok, Omah Sadar adalah sebuah tempat dakwah di lokalisasi. Tak hanya itu, dia juga menyediakan mesin jahit, pelatihan salon, dan macam-macam keterampilan.
 
Ketua Omah Sadar Nur Khasan mengatakan, praktik prostitusi tidak bisa diberangus hanya karena tempatnya ditutup atau digusur. Penggusuran bukan solusi.
 
(Pekerja seks komersil) harus diberdayakan," kata Khasan kepada Metrotvnews.com di Omah Sadar di Banyuputih, Batang, Senin (14/3/2016).
 
Menurut Khasan, pekerja seks yang tempatnya digusur akan mencari lokalisasi baru. Mereka akan menyebar dan sulit dikontrol. Dia mengatakan, beberapa PSK eks Kalijodo dan Dolly kini `bekerja` di Batang.
 
"Kita tidak bisa melarang mereka masuk ke sini," ujar dia.
 
Nah, tambah Khasan, cara paling rasional menuntun PSK ke jalan normal adalah dengan mendidik mereka untuk pelan-pelan beralih profesi. Prosesnya tentu tidak sebentar. "Namanya orang, pasti ada luluhnya."
 
Berangkat dari keyakinan itu lahirlah Omah Sadar. Khasan dan relawan terus bergerak menyadarkan PSK dengan menyelenggarakan kursus gratis tata boga, tata rias, menjahit, dan siraman rohani.
 
"Semua sarana dan prasana difasilitasi Bupati Yoyok," ucap dia.
 
Saat ini ada 55 PSK mengikuti program Omah Sadar. Tapi, jumlah itu naik turun karena ada yang datang dan pergi. Kebanyakan yang pergi tak kembali lagi karena sudah mapan dan berdikari dengan bekal skil dari Omah Sadar.
 
Omah Sadar, Trik Bupati Yoyok di Tengah Lokalisasi
Istri Bupati Yoyok, Budi Prasetyowati (tengah), menyemangati `pelajar` di Omah Sadar.MTVN/M. Rodhi Aulia
 
Pantauan Metrotvnews.com, Omah Sadar berukuran sekitar 4 x 7 meter. Di dalam rumah terdapat 10 mesin jahit. Tiga PSK terlihat sedang belajar menjahit. Istri Bupati Yoyok, Budi Prasetyowati, tak henti menyemangati mereka.
 
"Kamu harus semangat. Harus bisa berubah," ujar perempuan yang akrab disapa Bu Yoyok itu.
 
Sejauh ini, sejak Januari 2012, di Batang sudah ada tiga Omah Sadar yang berdiri di tengah lokalisasi, masing-masing di Penundan, Banyuputih, dan Boyongsari. Nyaris tidak ada penolakan dengan pendirian Omah Sadar, baik oleh pemilik kafe atau muncikari.
 
Selain itu, di antara tujuan pendirian Omah Sadar adalah mencegah virus HIV-AIDS menyebar. Sebab, jika PSK berkeliaran tanpa luas areal dan waktu pelayanan hasrat yang diketahui, pencegahan penyebaran virus itu pun pasti mustahil.
 
Pemerintah Kabupaten Batang berusaha merawat mereka untuk tetap percaya diri menatap masa depan. Sekira 40 orang di Omah Sadar Kalisalak itu, dibekali keterampilan yang sama, yaitu tata boga, tata rias, dan menjahit.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(ICH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif