Personel TNI dan Polri membantu mengalirkan air dari bak penampungan ke ember warga saat pembagian air bersih oleh Polres Banyumas, di Desa Kediri, Karanglewas, Banyumas, Jateng, Jumat (21/6/2019). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Personel TNI dan Polri membantu mengalirkan air dari bak penampungan ke ember warga saat pembagian air bersih oleh Polres Banyumas, di Desa Kediri, Karanglewas, Banyumas, Jateng, Jumat (21/6/2019). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria (Antara)

14 Desa di Banyumas Mengalami Kekeringan

kemarau dan kekeringan
Antara • 08 Juli 2019 14:51
Purwokerto: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mencatat ada 14 desa yang mengalami. Jumlah tersebut bertambah dua setelah sebelumnya hanya 12 desa yan terdampak kekeringan selama masuk kemarau ini.
 
"Menurut data terkini sudah ada 14 desa dari 9 kecamatan yang terdampak kekeringan dan mengalami krisis air bersih," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Ariono Poerwanto di Purwokerto, Senin, 8 Juli 2019.
 
Ariono menjelaskan ada sekitar 4.259 keluarga atau 15.040 jiwa yang terdampak kekeringan di 14 desa tersebut. Desa yang mulai mengalami kekeringan tersebut adalah Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja, Desa Nusadadi dan Karanggendang Kecamatan Sumpiuh, Desa Kediri dan Tamansari Kecamatan Karanglewas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Desa Banjarparakan dan Tipar Kecamatan Rawalo, Desa Srowot, Kecamatan Kalibagor, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Desa Karangtalun Kidul dan Desa Kalitapen, Kecamatan Purwojati, Desa Jatisaba dan Desa Panusupan, Kecamatan Cilongok, dan Desa Buniayu Kecamatan Tambak. Dia mengatakan, pihaknya terus melakukan distribusi air bersih secara berkala guna membantu masyarakat yang membutuhkan.
 
"Kami sudah mendistribusikan sebanyak 61 tanki air setara dengan 305.000 liter air, ke desa-desa tersebut guna membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih," jelas Ariono.
 
Ariono kembali mengatakan pihaknya menyiagakan sekitar 1.000 tanki air bersih guna mengantisipasi semakin meluasnya krisis air bersih di wilayah setempat.
 
Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Banyumas, pada 2018 ada sejumlah kecamatan yang mengalami kekeringan di Banyumas. Sejumlah kecamatan tersebut antara lain Sumpiuh, Banyumas, Somagede, Kalibagor, Cilongok, Purwojati, Kebasen, dan Karanglewas.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif