Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/M Rizal)
Foto ilustrasi. (Metrotvnews.com/M Rizal) ()

121 Bayi di Temanggung Meninggal

persalinan
29 Desember 2016 16:21
medcom.id, Temanggung: Angka kematian bayi di Temanggung, Jawa Tengah, pada 2016 mencapai 121 kasus. Namun, jumlah itu turun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 184 kematian bayi.
 
"Penurunan angka kematian bayi di Temanggung kemungkinan karena setiap puskesmas kini membuka pelayanan 24 jam," kata Kepala Dinas Kesehatan Temanggung, Suparjo, dikutip Antara, Kamis (29/12/2016).
 
Namun, katanya, penurunan angka kematian bayi tersebut tidak diikuti oleh angka kematian ibu melahirkan. Angkanya justru melonjak jadi 10 pada 2016 dari hanya tiga kasus kematian ibu melahirkan pada 2015.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Faktor penyebab pastinya kami belum mengetahuinya," katanya.
 
Ia menuturkan di Kabupaten Temanggung, 90 persen persalinan dilakukan normal. Sedangkan 10 persen sisanya berisiko tinggi yang membutuhkan penanganan di rumah sakit. Maka, pihaknya terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terutama untuk persalinan normal di puskesmas.
 
Ia mengatakan dari 24 puskesmas di Temanggung, hanya empat puskesmas yang belum dapat memberikan pelayanan persalinan. Empat puskesmas tersebut, yakni Tretep, Traji, Wonoboyo, dan Temanggung.
 
Bupati Temanggung, Bambang Sukarno mengatakan puskesmas yang belum dapat melayani persalinan, ditarget pada tahun depan sudah dapat melayani persalinan.
 
"Kasihan jika harus ke rumah sakit. Kecamatan Tretep dan Wonoboyo misalnya jauh dari rumah sakit," katanya.
 

(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif