"Alhamdulillah, syarat sudah dinyatakan lengkap dan sudah mendapatkan kunci kios," ungkap Sunaryo saat ditemui dalam acara pembagian kunci kios di Pendhapi Gede Balai Kota Solo.
Sunaryo yang memiliki kios di lantai satu tersebut mengapresiasi respons Pemkot Solo setelah Pasar Klewer terbakar pada 27 Desember 2014. "Pembangunannya cukup cepat, meskipun saya memang belum sempat melihat seperti apa bentuk kios yang sekarang," kata dia.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Ia tak memungkiri kepindahan ke Pasar Klewer yang baru biasanya disertai dengan penurunan omzet. Lantarannya, pelanggan masih harus mencari-cari kios di Pasar Klewer yang baru.
"Mulai dari awal lagi, penyesuaian lagi. Tapi kalau sudah saatnya pindah, ya, kami ikut saja," katanya.
Setelah mendapatkan kunci kios, Sunaryo mengaku akan segera membereskan barang-barang dagangannya di pasar darurat Alun-alun Utara Kota Solo. "Pemkot memberi waktu kami pindah ke Pasar Klewer baru hingga 30 April 2017," papar dia.
Setelah pembangunan Pasar Klewer 100 persen rampung, Pemkot Solo menyerahkan kunci kios kepada 1.994 pedagang Pasar Klewer. Penyerahan kunci dilakukan secara bertahap.
"Hari ini kami serahkan pada 1.002 pedagang. Sisanya kami serahkan besok di tempat yang sama," jelas Kepala Dinas Perdagangan Subagiyo.
Pedagang harus memenuhi beberapa syarat sebelum mendapatkan kunci kios. Antara lain pedagang harus menunjukkan Surat Hak Penempatan (SHP) asli dan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
"Kemudian memiliki BPJS Ketenagakerjaan, membuat surat pernyataan bersedia membayar retribusi dan tidak akan menyewakan atau menjual kios," tutur dia.
Rencananya, peresmian Pasar Klewer akan dilakukan pada 21 April 2017 oleh Presiden Joko Widodo. "Saya sudah mendapat kepastian dari Jakarta. Presiden akan hadir meresmikan langsung," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(SAN)
