Sri Sultan Hemengku Buwono X didampingi Kepala Polda Yogyakarta, Brigjen Ahmad Dofiri saat melaporkan situs Metronews.tk. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)
Sri Sultan Hemengku Buwono X didampingi Kepala Polda Yogyakarta, Brigjen Ahmad Dofiri saat melaporkan situs Metronews.tk. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim) (Ahmad Mustaqim)

Sri Sultan HB X Laporkan Metronews.tk ke Polisi

hoax
Ahmad Mustaqim • 19 April 2017 16:43
medcom.id, Yogyakarta: Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, melaporkan situs bernama metronews.tk ke Polda Yogyakarta pada Rabu, 19 April 2017. Sri Sultan merasa situs berita itu telah merugikan dirinya. 
 
"Karena terdapat kalimat di dalamnya, yang bagi saya, melanggar perundang-undangan. Saya merasa dirugikan," ujar Sri Sultan di Polda Yogyakarta. 
 
Sebelum pelaporan, Sri Sultan lebih dulu bertemu Kepala Polda Yogyakarta, Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri. Setelah bertemu kurang dari setengah jam, Sri Sultan menyampaikan pelaporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sultan mengaku sedih dan prihatin dicatut namanya dalam situs yang dilaporkan. Dalam judul Metronews.tk yang beredar di sosial media tertulis, "Sri Sultan Hamengkubuwono: Maaf Bukan Sara Tapi Cina dan Keturunannya Tidak Pantas Jadi Pemimpin di Bumi Nusantara. Fakta Sejarah, Tionghoa adalah Satu-satunya Penghianat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)."
 
"Itu mengandung unsur pencemaran (nama baik) dan SARA. Polisi bisa mengusut penyalahgunaan IT," ungkapnya. 
 
Sementara itu, Brigjen Ahmad Dofiri menyatakan akan menindaklanjuti laporan Sri Sultan. "Siapapun warga masyarakat yang melaporkan akan kita tindaklanjuti," ungkap Ahmad Dofiri. 
 
Sebagai informasi, sejumlah pihak menghubungi redaksi Metrotvnews.com mempertanyakan kebenaran kabar yang disebar melalui Metronews.tk. Mereka juga mempertanyakan keterkatian Metrotvnews.com dengan Metronews.tk.
 
"Kami menegaskan tidak ada kaitan antara Metro TV dan Metrotvnews.com dengan situs Metronews.tk. Redaksi kami bekerja profesional dan membuat berita melalui proses verifikasi ketat, serta tidak memproduksi konten berbau SARA. Kami juga mengusung nilai-nilai keindonesiaan yang sesuai dengan nilai Bhinneka Tunggal Ika," ujar Wakil Pemimpin Redaksi Metrotvnews.com Nurfajri Budi Nugroho. 
 
Metrotvnews.com adalah salah satu dari beberapa media siber yang dimiliki Media Grup, selain Mediaindonesia.com dan Lampost.co.
 
Metrotvnews.com juga merupakan salah satu media yang telah diverifikasi oleh Dewan Pers. "Kami juga merupakan anggota pendiri Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), yang memiliki semangat untuk memberantas penyebaran berita-berita palsu dan informasi yang memecah belah kerukunan bangsa," katanya.
 

(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif