Guru, Kepala Sekolah dan satpam SD Negeri Tirtoyoso Nomor 111 menunjukkan sisi-sisi SD yang berbatasan dengan hotel-hotel kelas melati, Senin (16/05/2016). (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)
Guru, Kepala Sekolah dan satpam SD Negeri Tirtoyoso Nomor 111 menunjukkan sisi-sisi SD yang berbatasan dengan hotel-hotel kelas melati, Senin (16/05/2016). (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati) (Pythag Kurniati)

SD Negeri Tempat Jokowi Sekolah Dikepung Hotel Melati

pendidikan
Pythag Kurniati • 16 Mei 2016 15:54
medcom.id, Solo: Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Solo melakukan sidak Ujian Nasional di Sekolah Dasar Negeri Tirtoyoso 111, Senin, 16 Mei 2016. Di SD tempat Presiden Jokowi pernah bersekolah itu, anggota DPRD menemukan sebuah fakta ironis mengenai lingkungan belajar siswa-siswi.
 
Sekolah ini terletak di sebelah selatan Terminal Tirtonadi, tepatnya di Jalan Tirtonadi No 111 Gilingan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Di kawasan ini, menjamur hotel-hotel kelas melati.
 
Pantauan Metrotvnews.com, seluruh penjuru SD dikelilingi dan berbatasan langsung dengan hotel, hanya dipisahkan jalan kecil. Sementara tembok pembatas yang mengelilingi SD hanya setinggi kurang lebih satu meter.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Guru Kelas VI SD Negeri Tirtoyoso 111, Slamet Riyanto, mengatakan, siswa-siswi kerap melihat pemandangan yang tidak seharusnya dilihat anak seusianya. Dia pun menceritakan pengalamannya saat mengajar siswa-siswi.
 
"Di tengah mengajar, tiba-tiba ada siswa yang menunjuk ke jendela, mengarah ke lantai dua hotel yang memang kelihatan dari kelas. 'Pak, itu,' katanya pada saya. Saya istighfar dan mengalihkan kembali perhatian anak ke pelajaran," ujarnya, saat ditemui di Kantor SD Tirtoyoso, Senin (16/05/2016).
 
Kepala Sekolah SDN Tirtoyoso 111, Martharini Kristiningsih mengaku membutuhkan bantuan untuk meninggikan tembok yang mengelilingi sekolah. Selama ini sebagai proteksi, pihak sekolah sering memberi pemahaman kepada para siswa.
 
SD Negeri Tempat Jokowi Sekolah Dikepung Hotel Melati
Kepala Sekolah SDN Tirtoyoso 111, Martharini Kristiningsih menunjukkan hotel melati di sebelah sekolah. (Metrotvnews.com/Pythag Kurniati)
 
"Kami juga selenggarakan salat berjemaah, pintu depan pun kami buat dua lapis sebagai batas di situ siswa diperbolehkan bermain. Ini sebagai upaya proteksi," kata dia. Masalah ini, imbuhnya, juga pernah dibicarakan dengan tokoh setempat seperti Ketua RT dan RW, namun belum ada jalan keluar.
 
Sementara Ketua Komisi IV DPRD Solo, Hartanti, mengatakan harus memprioritaskan peninggian tembok pembatas. Supaya keresahan yang terjadi saat kegiatan belajar mengajar tidak lagi terjadi. "Ini harus segera menjadi prioritas pemerintah. Setidaknya cepat diajukan pada APBD Perubahan 2016," ujarnya.
 
Anggota Komisi IV DPRD Kota Solo, Bambang Triyanto mengatakan pemerintah juga harus meninjau perizinan hotel-hotel kelas melati yang beroperasi di sekitar lingkungan sekolah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(SAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif