Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Rini Mariani Soemarno di Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur. Istimewa
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Rini Mariani Soemarno di Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur. Istimewa ()

Lumajang Berhasil Kembangkan Perhutanan Sosial

bumn kementerian bumn
15 Februari 2019 20:09
Lumajang: Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Rini Mariani Soemarno mengapresiasi masyarakat Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur. Mereka mampu menjalankan program perhutanan nasional dengan baik sehingga berdampak langsung terhadap perbaikan kehidupan keluarga.
 
“Saya senang program yang digagas Presiden Joko Widodo bisa berjalan dengan baik di Lumajang ini. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan masyarakat di sini dan BNI yang menyalurkan kredit usaha rakyat. Saya berharap program ini bisa terus berlanjut,” kata Rini saat berkunjung ke Lumajang, Jawa Timur, Jumat, 15 Februari 2019.
 
Sejak digulirkan pada bulan April 2017, masyarakat Senduro melakukan berbagai kegiatan produktif sesuai dengan keahlian masing-masing. Kredit usaha rakyat yang disalurkan Bank Negara Indonesia mampu dimanfaatkan untuk mempercepat kegiatan usaha.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bupati Lumajang Thoriqul Haq menjelaskan, lembaga masyarakat desa hutan di daerahnya kini telah berhasil mengembangkan usaha susu sapi, susu kambing etawa, kopi, pisang, madu, getah damar, hingga produk rumahan seperti batik.
 
Omzet yang bisa dikelola seperti oleh LMDH Wono Lestari sekarang sudah mencapai Rp14  miliar. Jumlah sapi perah yang tahun 2017 baru berjumlah 228 ekor, sekarang sudah bertambah menjadi 927 ekor. Jumlah produksi susunya saat ini mencapai 5.000  liter per hari dan diserap oleh Nestle.
 
Direktur Utama Bank BNI, Achmad Baiquni menjelaskan, BNI mendukung penyaluran KUR untuk perhutanan nasional karena hasilnya sangat nyata. KUR yang disalurkan bukan hanya dimanfaatkan secara benar, tetapi memberi manfaat kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan ada anggota LMDH yang sudah bisa mengekspor talas ke Jepang.
 
“Ini merupakan contoh yang baik bagaimana program pemerintah dijadikan kegiatan produktif oleh masyarakat,” ujar Baiquni.
 
BNI akan terus mendukung kegiatan masyarakat karena program ini sekaligus mampu mengajak masyarakat untuk menjaga hutan yang ada di sekitar mereka. BNI sejauh ini telah menyalurkan KUR Perhutanan Nasional di empat provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Jambi. Total kredit yang disalurkan mencapai Rp 18,8 miliar dan diterima oleh 3.170 anggota masyarakat.
 
Menteri Rini berharap, BUMN tidak hanya menyalurkan kredit tetapi memberikan dana kegiatan sosial. Masyarakat desa Kandangtepus berharap bisa diperbaiki jalan di sekitar desa mereka agar susu yang dihasilkan tidak rusak karena goncangan ketika hendak dibawa ke pabrik.
 
 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif