Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan pengembangan kawasan berjalan sejak tiga bulan terakhir. Ia juga menyediakan sarana dan prasarana teknologi pada petani, pupuk, pemberantas hama organik, dan pelatihan untuk para petani.
"Kami telah menerjunkan 174 petugas penyuluh lapangan (PPL) yang terdiri dari 124 PPL dari Pemkab Banyuwangi, dan 50 Tenaga Harian Lepas (THL) dari Kementan. Ini harus sukses," tegas Anas.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Kepala Dinas Perhatian Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Banyuwangi, Ikhrori Hudanto, mengklaim kabupatennya merupakan produsen cabai terbesar di Jatim. Produksi cabai juga meningkatkan pendapatan petani.
"Program ini bisa menjaga ketersediaan komoditas cabai aman sepanjang tahun. Bukan hanya untuk Banyuwangi, tapi juga daerah lain karena cabai dari sini memang rutin dikirim hingga ke Jakarta, Bandung, Bali, Jateng, Yogyakarta, dan Kalimantan," kata Ikhrori.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(RRN)
