Foto: Pengunjung Kebun Binatang Surabaya terpaksa memarkirkan kendaraan di depan KBS lantaran area parkir yang disediakan pengelola sudah penuh/MTVN_Amaluddin
Foto: Pengunjung Kebun Binatang Surabaya terpaksa memarkirkan kendaraan di depan KBS lantaran area parkir yang disediakan pengelola sudah penuh/MTVN_Amaluddin (Amaluddin)

Tarif Parkir Mahal, Pengunjung KBS Diimbau Lapor ke Dishub Surabaya

libur panjang
Amaluddin • 03 Januari 2016 16:55
medcom.id, Surabaya: Tingginya jumlah pengunjung Kebun Binatang Surabaya Jawa Timur dimanfaatkan sejumlah oknum pengelola parkir tak resmi. Pengunjung terpaksa membayar tarif parkir kendaraan yang tak sesuai di depan halaman KBS.
 
Tak sedikit pengunjung yang mengeluhkan kondisi ini. Tarif parkir kendaraan roda dua yang semula Rp2 ribu menjadi Rp5 ribu.
 
"Kalau parkirnya di dalam (KBS) tarifnya Rp2 ribu. Nah, ini kita enggak kebagian tempat, terpaksa parkir di luar. Cuma untuk sepeda motor, parkir saja sampai Rp5 ribu," keluh Rusdi, seorang pengunjung asal Sidoarjo, di Kebun Binatang Surabaya, Jawa Timur, Minggu (3/1/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari pantauan di KBS, antrian tidak hanya di pintu loket masuk saja. Tetapi, antrian juga terjadi di setiap tempat hiburan yang ada di dalam KBS, seperti naik gajah dan sebagainya. Akibat membludaknya jumlah pengunjung, lokasi parkir pun tak cukup hingga harus diparkir di trotoar Jalan Setail, Surabaya.
 
Tingginya tarif parkir di luar KBS juga sempat dikeluhkan awak media yang hendak melakukan peliputan di KBS. Padahal, pada kartu parkir tertera tarif Rp3 ribu per sepeda motor.
 
"Ini ada yang tidak beres. Parkir aja sampai Rp5 ribu," kata Gegeh, seorang jurnalis media cetak lokal.
 
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Perusahaan Daerah Taman Satwa KBS Aschta Tajudin Boestani mengaku terkejut dengan kondisi ini. Menurut dia, lokasi parkir itu seharusnya dikelola Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
 
"Yang jelas tempat parkir yang dibawah manajeman KBS ada di dalam KBS. Kalau di depan halaman KBS, dikelola oleh Dishub," kata Aschta.
 
Aschta mengimbau kepada pengunjung yang memarkirkan kendaraan di depan halaman KBS untuk melaporkan hal ini ke Dishub Kota Surabaya.
 
"Kepala Dishub membuat stateman pada rapat koordinasi akan menindak petugas parkir yang nakal," ujar dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(TTD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif