Menkominfo Rudiantara (kanan) bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (kiri) meninjau program smart kampung di Kali Bendo, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (31/5/2016). Foto: Antara/Budi Candra Setya
Menkominfo Rudiantara (kanan) bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (kiri) meninjau program smart kampung di Kali Bendo, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (31/5/2016). Foto: Antara/Budi Candra Setya (Amaluddin)

Smart Kampung Banyuwangi Akan Diterapkan Daerah Se-Indonesia

inovasi
Amaluddin • 02 Agustus 2016 20:36
medcom.id, Surabaya: Program Smart Kampung yang digagas pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan menjadi model standar pelayanan publik di seluruh daerah di Indonesia. 
 
Janji itu datang dari Menteri Pendayagunaan dan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur, saat Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Tahun 2016 Pemprov Jatim dan Kabupaten/Kota se-Jatim, di Kantor Dispenda Jatim, Jalan Manyar Kertoarjo, Kota Surabaya, Selasa 2 Agustus2016.
 
"Saya bisik-bisik ke deputi saya, ada beberapa inovasi di Jatim yang akan saya adopsi untuk disebar ke daerah lain. Salah satunya program penerbitan akta kelahiran di Banyuwangi yang cepat dan memudahkan warga desa. Jadi, pelayanan publik ini tidak hanya milik orang kota," kata pengganti Yuddy Chrisnandi ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jadi, kata dia, daerah lain tidak perlu lagi membuat program baru karena semua sistem tinggal diadopsi dan disesuaikan dengan karakteristik daerah masing-masing.
 
"Sesuai amanat Presiden Jokowi, kita harus cepat bergerak. Tidak perlu program muluk-muluk, tapi tidak jalan. Yang sederhana tapi tepat sasaran, harus dijalankan," kata politisi PAN ini.
 
Asman diminta Jokowi untuk mengoptimalkan teknologi informasi dalam memberikan pelayanan publik. "Saya akan keliling dan saya janji akan memfasilitasi daerah yang ingin maju dan kerja. Tinggal kontak, saya akan langsung kirim tim untuk memperbaiki pelayanan," ujarnya.
 
Smart Kampung Banyuwangi Akan Diterapkan Daerah Se-Indonesia
Salah satu contoh infrastruktur desa yang telah tersentuh program smart kampung. Foto: Banyuwangikab.go.id
 
Smart Kampung adalah program pengembangan desa yang digagas Pemkab Banyuwangi untuk mendekatkan pelayanan publik hingga ke desa. 
 
Setiap desa didesain memiliki kerangka program terintegrasi yang memadukan penggunaan teknologi informasi berbasis serat optik, kegiatan ekonomi produktif, kegiatan ekonomi kreatif, peningkatan pendidikan-kesehatan, dan upaya pengentasan kemiskinan.
 
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyatakan siap membagi sistem dan prosedur sejumlah inovasi di daerahnya untuk diadopsi daerah lain. Salah satunya program ”Lahir Procot Pulang Bawa Akta” yang merupakan bagian dari program ”Smart Kampung”. 
 
"Di Banyuwangi kan sudah trial and error, sudah tahu mana celahnya dan sudah bisa disempurnakan. Jadi, daerah lain bisa langsung mengadopsi," kata Anas.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif