Sepatu dan sandal hasil produksi warga Dolly yang siap dipasarkan. Foto: MTVN/ Muhammad Khoirur Rosyid.
Sepatu dan sandal hasil produksi warga Dolly yang siap dipasarkan. Foto: MTVN/ Muhammad Khoirur Rosyid. (Muhammad Khoirur Rosyid)

Dalam Sebulan, Warga Dolly Jual 500 Pasang Sandal Buatannya Ke Papua

kerajinan
Muhammad Khoirur Rosyid • 22 Februari 2016 16:23
medcom.id, Surabaya: Warga yang tinggal di eks lokalisasi Dolly, Kota Surabaya, Jawa Timur memproduksi sandal. Setiap bulan, sandal yang terbuat dari karet ini dikirim ke Papua dengan jumlah mehncapai 500 pasang.
 
Sandal yang diproduksi ini ada sandal jepit berbahan karet dan sandal berbahan kulit. Untuk harganya, sandal jepit Rp10 ribu dan untuk sandal berbahan kulit mencapai Rp50 ribu. Setiap bulan pesanan dari Papua terus bertambah.
 
Petugas Administrasi sentra UKM Koperasi Usaha Bersama  Mampu Jaya Desianti Sitorus mengatakan, pemasaran sampai saat ini masih dari orang ke orang atau perorangan. Misalnya pengiriman sandal ke Papua, kata Desianti, karena ada salahsatu saudara pengerajin yang memiliki saudara di Papua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemudian ditawari sandal produk warga. Saat dikirim cocok, akhirnya mengirim setiap bulannya 500 pasang," kata wanita yang juga pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Surabaya ini, Senin (22/2/2016).
 
Salah satu pengrajin, Atik Haryati merasa cukup senang dengan adanya usaha ini. Usaha yang digelutinya ini bisa menambah penghasilannya. Dalam seminggu, Atik mengaku bisa mendapatkan Rp200 ribu.
 
"Masih belum tentu penghasilan. Tapi, cukup buat jajan anak-anak," kata ibu satu anak itu.
 
Atik berharap, ke depan ada pemasaran yang lebih bagus, sehingga bisa menambah penghasilan para pengrajim. Jika saat ini masih mengandalkan pesanan, selanjutnya pemerintah bisa membantu pemasaran hingga memiliki agen resmi.
 
"Sekarang berjalan dulu saja. Harapannya ke depan bisa lebih baik mareketingnya, ada sistem pemasaran yang modern," tandas Atik.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif