"Saya mewakili Menko Maritim (Rizal Ramli) meminta Pemkab Gresik serius mengembangkan potensi wisata di Pulau Bawean," kata Safri, saat menghadiri acara Seminar Nasional bertema Pengembangan Wisata Bahari Nusantara dan Kongres I Persatuan Saudagar Bawean (PSB), di Gedung Dyandra, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Minggu (29/5/2016).
Safri mengaku belum pernah berkunjung ke Bawean. Meski demikian, kata dia, dirinya mengaku sudah lama mengetahui wisata-wisata di Bawean dari media sosial dan internet. "Jujur kami ingin sekali ke Bawean, tapi sejak dulu hanya dijanjikan oleh Pak Nadjib (mantan Sekda Gresik)," katanya.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Menurut Safri, Pulau Bawean adalah salah satu pulau di Indonesia yang memiliki wisata bagus dan belum banyak diketahui wisatawan. Sebab, sampai saat ini wisata di Bawean tidak dikelola dengan baik dan belum banyak dipromosikan.
"Bawean pantas dan layak jadi pulau wisata. Tidak perlu mendatangkan investor, warga Bawean yang jadi pengusaha sangat banyak. Misal ada di Singapura, Malaysia, Jakarta dan lainnya. Mereka adalah warga Boyan (nama akrab Pulau Bawean)," tuturnya.
Untuk itu, ia berharap Pemda Gresik mempromosikan wisata Bawean. Sebab, jika Bawean dikenal, otomatis akan dikunjungi wistawan dan tentu bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
"Untuk promosi tak perlu biaya besar. Pemda bersama PSB bisa menggelar banyak acara seperti lomba fotografi atau lomba menulis. Hasilnya kemudian menjadi karya dan karya itulah yang akan dilirik publik," katanya.
Dewan Pembina PSB, Yahya Zaini, berharap Bawean menjadi alternatif Bali. "Makanya kita ambil tema wisata bahari ini bukan tanpa tujuan. Kita ingin mengembangkan wisata di Bawean seperti yang dicanangkan Pak Presiden Jokowi, yakni menciptakan Bali-Bali baru," kata Yahya. PSB berharap Pulau Bawean masuk ke daftar Wisata Bahari Nusantara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(UWA)
