Jemaah Asal Jatim Wafat Setelah Cium Hajar Aswad

Amaluddin 11 Agustus 2018 18:55 WIB
Haji 2018
Jemaah Asal Jatim Wafat Setelah Cium Hajar Aswad
Ilustrasi Umat muslim berebut mencium hajar aswad di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi/ANTARA/Prasetyo Utomo.
Surabaya: Seorang jemaah calon haji (JCH) asal Embarkasi Surabaya, Jawa Timur, meninggal dunia di Tanah Suci. Ia wafat sesaat setelah mencium hajar aswad.

"Iya benar, ada seorang jemaah meninggal dunia setelah mencium hajar aswat," kata Kepala Kemenag Kanwil Jawa Timur, Syaiful Bahri, dikonfirmasi, Sabtu, 11 Agustus 2018.

Jemaah yang meninggal bernama Rohmat Abdul Latif, 62, warga Jalan Mliwis Ringinrejo Kabupaten Kediri, tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 54. Almarhum dipastikan meninggal dunia di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah pada Kamis, 9 Agustus 2018.


Berdasarkan informasi yang diterima Syaiful Bahri, semula almarhum Rohmat bersama istrinya salat ashar di Masjidil Haram. Sambil menunggu datangnya adzan maghrib, kedua pasutri tersebut melakukan thowaf.

"Nah, pada putaran ketiga, almarhum berhasil mencium hajar aswad. Setelah beranjak beberapa meter, badan almarhum disandarkan ke istrinya seperti mendorong istrinya dari belakang. Mendekati hijir ismail napas almarhum terengah engah dan terjatuh," jelas Syaiful.

Mengetahui hal tersebut, jemaah lainnya langsung menggotong jasad almarhum ke tembok hijir ismail. Kemudian sejumlah petugas keamanan didampingi istrinya membawa almarhum ke KKHI di RS Arab Saudi.

Tepat pukul 23.30 WAS, petugas KKIH menyatakan Rohmat meninggal dunia di RS Arab Saudi didampingi istrinya. Berdasarkan data siskohat, almarhum dinyatakan dokter setempat meninggal dunia karena serangan jantung (cardiovascular diseases).

"Tak banyak komentar dari istrinya, karena selama di tanah suci almarhum kemana mana selalu bersama istrinya," ungkap Syaiful.

Rohmat Abdul Latif merupakan salah satu jamaah resti (resiko tinggi) yang terus dipantau oleh tim kesehatan. Namun sebelum kejadian ini, kata Saiful, almarhum tidak pernah mengeluh sakit apapun selama berada di tanah suci. "Sebelum berangkat hingga sampai ke Tanah Suci tidak pernah mengeluh sakit," pungkas Syaiful.



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id