Polisi Kembali Tangkap Terduga Teroris di Sidoarjo

Syaikhul Hadi 04 Juni 2018 19:45 WIB
terorisme
Polisi Kembali Tangkap Terduga Teroris di Sidoarjo
Rumah terduga teroris di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin, 4 Mei 2018. Foto: Medcom.id/ Syaikhul Hadi.
Sidoarjo: Densus Antiteror 88 menangkap seorang terduga teroris berinisial UJ di Desa Ketapang RT 6 RW 2, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. UJ diduga terlibat jaringan teroris yang beraksi di Surabaya dan Sidoarjo.

UJ diduga ditangkap saat berada di luar kota. Setelah menjalani pemeriksaan, UJ akhirnya dibawa ke rumah istri di desa Ketapang, Sukodono, Minggu, 3 Juni 2018 kemarin.

"Kemarin siang, banyak anggota Tim Densus dan polisi yang datang ke sini untuk melakukan penggeledahan," kata salah satu warga setempat berinisial L di lokasi, Senin, 4 Juni 2018.


L tidak tahu persis barang bukti yang disita polisi saat melakukan penggeledahan di rumah tersebut. Hanya saja penggeledahan itu berlangsung kondusif.

Selama ini, keluarga UJ dikenal tertutup dan tidak pernah bersosialisasi dengan warga setempat. Bahkan, warga juga tidak tahu pekerjaan UJ.  "Jarang sekali ikut kumpulan dan lainnya di lingkungan RT sini," jelas L.

Sementara, tetangga yang lain, Basori mengungkapkan ada beberapa perubahan yang ada pada diri UJ pasca teror Surabaya dan Sidoarjo. UJ yang sebelumnya berambut panjang dan berjenggot, tiba-tiba dicukur habis.

Tak sampai di situ, pasca serangan tersebut, UJ kerap keluar dari rumah istrinya dengan membawa tas ransel dan baru kembali dua hari kemudian.

"Pokoknya pergi bawa tas dan pulang satu sampai dua hari kemudian. Setiba di rumah, juga tidak keluar lagi dan langsung menutup pintu rumahnya. Kami enggak tahu kalau ada hubungan dengan jaringan teroris," pungkas Basori.



(DEN)