Korban selamat perahu tenggelam di Puskesmas Dungkek Sumenep, Senin, 17 Juni 2019. Foto: Istimewa. (Rahmatullah)
Korban selamat perahu tenggelam di Puskesmas Dungkek Sumenep, Senin, 17 Juni 2019. Foto: Istimewa. (Rahmatullah) (Amaluddin, Rahmatullah)

Syahbandar: Arim Jaya Bukan Kapal Penumpang

kapal tenggelam
Amaluddin, Rahmatullah • 18 Juni 2019 17:33
Surabaya: Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kalianget, Supriyatno, menyebut kapal laut motor (KLM) Arim Jaya bukan kapal penumpang, melainkan kapal ikan dan barang. Oleh karena itu, kata Supri, pihak kepolisian menyelidiki dan mendalami penyebab kecelakaan kapal tersebut.
 
"KLM bukan untuk mengangkut penumpang. Makanya kapal tersebut tidak memenuhi standar sebagai kapal penumpang," kata Supri, dikonfirmasi, Selasa, 18 Juni 2019.
 
Supri mengaku telah berulangkali mensosialisasikan kepada masyarakat terkait larangan kapal yang layak untuk mengangkut penumpang. Namun, menurut Supri, imbauan itu kerap diabaikan oleh masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Padahal, kata Supri, ada kapal perintis sejenis kapal Ferry yang layak dinaiki masyarakat untuk menyebrang dari Gowa-Gowa menuju Dungkel, Kabupaten Sumenep. Demikian juga dari Kalianget Ra'as atau Kangean.
 
"Kita sudah berulangkali sosialisasi, tapi sepertinya tak digubris. Tapi yang namanya di daerah kepulauan itu, kondisinya ya seperti itu. Sehingga tidak memperhatikan unsur-unsur keselamatan mengenai bahaya yang ada. Sekiranya itu semua diabaikan oleh ABK sehingga terjadi kecelakaan seperti kemarin itu," kata Supri.
 
Kapal motor Arim Jaya mengalami kecelakaan pada Senin, 17 Juni 2019. Kecelakaan terjadi di perairan antara Pulau Sapudi dan Giliyang, Kabupaten Sumenep, Madura.
 
Kapal kayu itu terombang-ambing setelah satu jam diterjang ombak besar, hingga kemudian tenggelam. Perahu itu diketahui membawa 61 penumpang berangkat dari Pulau Gowa-gowa, Kecamatan Raas, akan menuju Pelabuhan Dungkek, Kabupaten Sumenep.
 
Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 39 orang ditemukan selamat, 17 meninggal dunia, dan lima orang hilang dan belum ditemukan. Sementara dua dari 17 jenazah telah teridentifikasi, sedangkan 15 sisanya masih proses identifikasi.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif