Ilustrasi BBM. (Foto: Pertamina MOR V)
Ilustrasi BBM. (Foto: Pertamina MOR V) (Daviq Umar Al Faruq)

Konsumsi Pertamax Naik 27 Persen Saat Masa Lebaran

pertamina lebaran idul fitri
Daviq Umar Al Faruq • 21 Juni 2019 16:40
Malang: Konsumsi bahan bakar jenis Gasoline di Jawa Timur selama masa Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idulfitri (RAFI) Pertamina 2019 mengalami peningkatan sebesar 16 persen. Dari rata-rata harian yang sekitar 12.900 KL (Kiloliter) menjadi 15.000 KL.
 
Peningkatan konsumsi tertinggi Gasoline terjadi pada Pertamax sebesar 27 persen. Kemudian, disusul Pertamax Turbo sebesar 20 persen, serta Premium 17 persen dan Pertalite 13 persen.  
 
Unit Manager Communication & CSR MOR V Pertamina, Rustam Aji mengatakan peningkatan konsumsi ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah banyak yang memilih BBM berkualitas dengan RON tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena lebih mendukung performa kendaraan tetap prima selama perjalanan mudik. Kami menyampaikan apresiasi pada konsumen yang telah memilih produk-produk berkualitas Pertamina,” katanya, Jumat, 21 Juni 2019.
 
Sementara itu, untuk jenis Gasoil, tingkat konsumsi mengalami penurunan hingga 4 persen. Penurunan itu disebabkan banyaknya industri yang menghentikan operasi kendaraannya selama masa mudik. Namun demikian, konsumsi Dex yang dikonsumsi kendaraan pribadi, tetap mengalami kenaikan hingga 17 persen.
 
“Selain Gasoil, konsumsi Avtur di DPPU Juanda selama masa Satgas juga mengalami penurunan, 11 persen di bawah rata-rata harian normal,” ujar Rustam. 
 
Pada kondisi normal, rata-rata harian Avtur yang sekitar 970 KL menjadi 865 KL. "Namun pada saat puncak mudik, di Juanda sempat ada kenaikan penjualan Avtur sebesar 22 persen pada 30 Mei 2019. Pada hari itu penyaluran Avtur mencapai 1.180 KL," tambahnya.
 
Seperti diketahui, masa tugas Satgas RAFI Pertamina 2019 berakhir kemarin, Kamis, 20 Juni 2019. Sejak dimulai pada 21 Mei 2019, tim Satgas telah melayani kebutuhan energi bagi masyarakat baik untuk kebutuhan transportasi, maupun kebutuhan memasak selama kurang lebih satu bulan.
 
“Kami bersyukur untuk kinerja pejuang energi Satgas RAFI 2019 di MOR V yang kompak, saling bahu membahu, memastikan energi bisa dinikmati oleh masyarakat selama masa satgas. Tentu masih ada yang harus dievaluasi dan ditingkatkan, tapi kami juga bangga atas apa yang telah dicapai,” ujarnya. 
 
Selain layanan BBM, Pertamina juga mencatat adanya kenaikan untuk penyaluran LPG PSO di Jatim selama masa Satgas yang naik sebesar 7 persen dibandingkan rata-rata kondisi normal. Pada kondisi normal, penyaluran LPG 3 kg di Jatim sebesar 3.780 MT atau sekitar 1,26 juta tabung per hari.
 
"Kenaikan penyaluran LPG 3 KG di Jatim terjadi pada H-2 Lebaran, dengan penyaluran setara 1,5 juta tabung 3 kg, naik 21 persen dari normal," bebernya.
 
Sejak Mei 2019, Pertamina MOR V sudah melakukan penambahan fakultatif untuk memenuhi kebutuhan LPG masyarakat selama menjalankan ibadah puasa. Begitu juga di bulan Juni, Pertamina sudah menyalurkan kebutuhan LPG lebih banyak dari biasanya sebagai antisipasi tradisi mudik, dan juga Lebaran Ketupat di beberapa wilayah. 
 
Meskipun penyaluran sebagian produk tercatat naik, namun stok BBM, Avtur, dan LPG hingga saat ini masih terpantau aman.
 
“Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak sehingga pelayanan energi pada masa Ramadhan dan Idul Fitri berjalan lancar. Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih detil atau hendak memberikan masukan, dapat menghubungi Pertamina Call Center di 135,” pungkasnya.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif