Puluhan masyarakat penerima manfaat BPNT antri mengambil bantuan beras dan telur di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu, 20 Januari 2019. (Medcom.id/Amal).
Puluhan masyarakat penerima manfaat BPNT antri mengambil bantuan beras dan telur di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu, 20 Januari 2019. (Medcom.id/Amal). (Amaluddin)

Masyarakat Ingin Presiden Terpilih Tetap Menjalankan BPNT

bantuan
Amaluddin • 20 Januari 2019 17:54
Probolinggo: Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dinilai membantu prekonomian warga miskin di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Oleh karena itu, masyarakat berharap Presiden Indonesia terpilih nantinya tetap menjalankan program tersebut.
 
"Mudah-mudahan program ini terus direalisasikan oleh Presiden Terpilih nantinya. Karena BPNT sangat bantu prekonomian warga," kata salah satu penerima manfaat BPNT, Neneng Sari, 51, kepada Medcom.id, Minggu, 20 Januari 2019.
 
Perempuan warga asal Dusun Siwalang, Desa Kedungdalem, itu mengatakan bahwa bantuan BPNT berupa beras dan telur telah mengurangi beban masyarakat, utamanya fakir miskin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, bantuan BPNT itu dapat memenuhi menghidupi keluarganya dalam kehidupan sehari-hari. "Alhamdulillah sangat membantu mengurangi biaya dapur dalam sebulan," kata Neneng.
 
Sebelum ada program BPNT, Neneng mengaku harus banting tulang menjadi tukang pijat untuk menghidupi suami dan tiga anaknya. Sebab, suaminya sudah sepuh, sehingga tidak bisa lagi mencari nafkah.
 
"Biasanya pengeluaran mencapai Rp500 ribu per bulan untuk kebutuahn dapur, sekarang jadi berkurang. Alhamdulillah ada bantuan BPNT," ungkap Neneng.
 
Senada juga dikatakan Dugel, 71, penerima BPNT lainnya. Ia mengaku sangat bersyukur pemerintah masih memperhatikan warga miskin. "Untuk makan sehari-hari susah, tapi sekarang Alhamdulillah sudah ada bantuan pemerintah. Mudah-mudahan bantuan jalan terus, terimakasih Pak Jokowi," ujar bapak empat anak itu.
 
Safitri, 75, juga beterimakasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah memperhatikan masyarakat miskin. Safitri menilai program BPNT telah meringankan beban hidup masyarakat miskin. "Saya sangat bersyukur ada bantuan ini. Mudah-mudahan bantuannya ada terus, kalau bisa ditambah," ungkap Safitri.
 
Jumlah penduduk di Desa Kedungdalem, Kecamatan Dringu, Kabupaten Provolinggo, Jawa Timur, lebih dari 6.000 jiwa. Dari jumlah itu, hanya 191 warga miskin penerima manfaat program BPNT dari Kementerian Sosial (Kemensos).
 
Mereka pun antusias berbondong-bondong mendatangi Desa Kedungdalem, menggesek kartu untuk mengambil bantuan beras dan telur melalui program BPNT. Mereka berharap, pemerintah terus meralisasikan program tersebut, karena dinilai sangat membantu prekonomian warga, khususnya masyarakat miskin.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi