Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal. (Amaluddin)

Bawaslu Jatim Pastikan Kejelasan Sumber Dana Parpol

dana kampanye
Amaluddin • 06 Januari 2019 12:13
Surabaya: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur akan memeriksa Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) 16 partai politik peserta pemilu 2019. Sebab, ada beberapa ketentuan yang harus diteliti dalam LPSDK tersebut.
 
"Salah satunya sumber kategori sumbangan untuk parpol atau calon presiden-wakil presiden, yakni Badan Hukum Usaha dan Perseorangan," kata Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi, saat dikonfirmasi, Minggu, 6 Januari 2019.
 
Aang menjelaskan, apabila bantuan dana kampanye itu berasal dari Badan Hukum Usaha atau corporate, maka hanya dapat menyumbang dana maksimal sebesar Rp25 miliar sekali nyumbang. Sedangkan untuk perseorangan dapat memberikan maksimal Rp2,5 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian untuk calon anggota DPD, dan DPR, untuk sumbangan perseorangan jumlahnya Rp750 juta. Kemudian Badan Hukum Usaha atau corporate hanya Rp1,5 miliar.
 
Selain itu, lanjut Aang, Undang-undang Pemilu juga mengatur tentang larangan memberikan dana sumbangan kepada parpol, capres/cawapres dan DPD/DPR. Di antaranya dari pihak asing. Misalnya mulai dari NGO, ormas asing, pemerintahan asing, hingga perusahaan asing.
 
"Sumbangan kampanye juga dilarang berasal dari APBN, APBD, BUMN, BUMD, Anggaran Desa dan Badan Usaha Milik Desa. Sumber dana juga tidak boleh berasal dari yang kira-kira indikasinya berasal dari praktik pencucian uang. Beberapa hal itu yang akan kami cek nantinya," tegas Aang.
 
Tak hanya bagi parpol yang telah melaporkan sumbangan dananya. Bawaslu Jatim juga akan mengawasi sejumlah parpol yang tidak mendapatkan sumbangan parpol sama sekali.
 
"Tentu akan kita cek juga. Mereka kan sudah memasang baliho, menggelar banyak acara selama tiga bulan terakhir, serta aktivitas kampanye lainnya. Tentu parpol harus bisa menjelaskan darimana sumber dana mereka selain dari sumbangan," beber Aang.
 
Sebanyak 16 parpol peserta pemilu di Jatim telah menyelesaikan laporan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) untuk pemilu 2019. Hasilnya, Partai Golkar menjadi partai dengan pendapatan sumbangan tertinggi, yaitu Rp2,1 miliar, dan terendah adalah Partai Berkarya sebesar Rp11.998. Sementara lima parpol lainnya nihil alias nol rupiah, yakni Partai Gerindra, Garuda, PPP, PAN, dan Hanura.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif