Pencarian Pemulung Tertimbun Longsoran Sampah bakal Terus Dilakukan

Daviq Umar Al Faruq 11 Juli 2018 20:33 WIB
longsor
Pencarian Pemulung Tertimbun Longsoran Sampah bakal Terus Dilakukan
Suasana Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang di Mulyorejo, Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu 11 Juli 2018.
Malang: Plt Wali Kota Malang, Sutiaji mengungkapkan bakal terus berupaya untuk mencari seorang pemulung yang tertimbun longsoran sampah di TPA Supit Urang sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu, 11 Juli 2018.

"Ini akan terus kita lakukan sampai ada kepastian dari teman-teman BPBD dan kepolisian. Sepanjang itu masih bisa dilakukan, usaha kita akan tetap dilakukan," katanya saat meninjau lokasi kejadian.

Sebelumnya diberitakan, dua orang pemulung tertimbun longsoran sampah saat mencari sampah di TPA Supit Urang di Mulyorejo, Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu 11 Juli 2018.


Keduanya adalah Miskan, 45, warga Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan Agus Sujarno, 45, warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Saat longsor terjadi, Miskan dapat menyelamatkan diri sedangkan Agus tertimbun sampah. Hingga pukul 18.00 WIB, Agus masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR.

Sutiaji berharap peristiwa ini dapat segera teratasi dan korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Sebab, terhitung korban hilang selama 5 jam sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

"Ternyata orang ini infonya berada dibawah gulungan sampah. Sehingga sampai dimana kita kan nggak tau. Kita akan terus menyisir mulai dari atas sampai ke bawah," tegasnya.

Wali Kota Malang terpilih ini mengatakan bahwa lokasi longsornya sampah tersebut memang terbilang cukup susah. Sehingga, pencarian seharusnya bisa dilakukan dengan cepat apabila menggunakan alat berat.

"Ini rencananya pakai alat berat, tapi lewat medannya disini itu nggak bisa. Kita akan mencari jalan pintu masuknya. Jadi segala upaya akan kita lakukan. Untuk penggunaan K9, itu domain-nya kepolisian," pungkasnya.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id