ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id (Rahmatullah)

15 Desa di Sumenep Disiapkan untuk Tangguh Bencana

bencana longsor bencana banjir
Rahmatullah • 09 Januari 2019 18:48
Sumenep: Sebanyak 6 desa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tahun ini bakal dijadikan sebagai desa tangguh bencana (Destana). Kebijakan tersebut diambil untuk menyiapkan masyarakat tanggap terhadap potensi bencana. Dalam pembentukan Destana tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyesuaikan dengan potensi bencana di masing-masing desa.
 
Enam desa yang bakal dibentuk Destana yaitu Desa Basoka (Kecamatan Rubaru) dengan potensi longsor, Desa Patean (Kecamatan Batuan) dengan potensi banjir, lalu Desa Bulla'an (Kecamatan Batuputih) potensi gempa, Desa Padike (Kecamatan Talango) potensi kekeringan, Desa Marengan Laok (Kecamatan Kalianget) potensi puting beliung, dan Desa Marengan Daja (Kecamatan Kalianget) yang berpotensi banjir rob.
 
“Salah satu Destana yang dibentuk tahun lalu adalah Desa Badur (Kecamatan Batuputih). Di sana potensi kekeringan. Jadi total dengan tahun ini sebanyak 15 Destana,” kata Kepala BPBD Sumenep, Abd Rahman Riadi, Rabu, 9 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Destana nanti akan dibentuk dari unsur pemuda, tokoh masyarakat dan perangkat desa. Setelah dibentuk, kata Rahman, mereka akan dilatih kemampuan mengidentifikasi bencana, termasuk juga kemampuan mencari solusi atas potensi bencana yang ada. Mereka juga akan dibekali kemampuan melakukan evakuasi saat terjadi bencana.
 
Dalam menjalankan fungsi tersebut, Rahman menyebut harus didukung dengan anggaran dari Dana Desa (DD). Dia mengatakan ada regulasi yang mewajibkan desa mengalokasikan dana kebencanaan dalam DD tersebut.
 
“Misal di desa berpotensi banjir, desa bisa mengalokasikan dana untuk pembuatan gorong-gorong. Intinya sesuai dengan potensi bencana. Kalau ada desa yang tidak mengalokasikan dana itu, berarti desanya perlu dipertanyakan,” ungkapnya.
 
Sedangkan anggaran pembentukan Destana tersebut sebesar Rp100 juta dalam APBD 2019. Antara lain digunakan untuk sosialisasi, simulasi dan pelatihan.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif