“Akibat kejadian tersebut, lokomotif mengalami kerusakan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan dan diganti dengan lokomotif pengganti dari depo lokomotif Banyuwangi.” KataManager Humas PT KAI Daop 9 Jember Lukman Arief kepada Medcom.id, Sabtu 1 September 2018.
Lukman mengatakan, kecelakaan terjadi pada Jumat, 31 Agustus 2018 sekitar pukul 14.41 di antara Stasiun Temuguruh-Singojurih. Kecelakaan terjadi di perlintasan tidak terjaga.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?
Akibat hempasan muatan dan bodi truk, bagian kiri bodi lokomotif tersebut rusak dan beberapa bagian menghitam yang diduga akibat ledakan tabung gas elpiji. Sedangkan gerbongnya tidak mengalami kerusakan.
"Disamping lokomotif mengalami kerusakan, perjalanan KA Mutiara Timur Siang terlambat 160 menit.” Ungkapnya.
Lukman mengatakan, insiden tersebut juga mengakibatkan sopir dan kernet truk mengalami luka sehingga harus dibawa ke puskesmas Singojurih. Muatan tabung gas epiji 3 kilogram juga berserakan di sekitar lokasi kecelakaan.
“Tidak ada korban jiwa," ujar Lukman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ALB)
