Pendampingan Balita Korban Bom Pasuruan Dilakukan Berbeda

Antara 10 Juli 2018 17:06 WIB
Bom di Pasuruan
Pendampingan Balita Korban Bom Pasuruan Dilakukan Berbeda
Polisi mensterilkan lokasi ledakan bom di Bangil, Pasuruan, Kamis, 5 Juli 2018, Medcom.id - Hadi
Surabaya: Polda Jawa Timur akan memberikan pendampingan kepada anak pemilik bom Pasuruan, Jawa Timur, Abdullah alias Anwardi, untuk memulihkan kondisi psikologis. Balita yang terluka akibat ledakan bom itu, kini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Direktorat Reskrimum Polda Jatim Kombes Pol Agung Yudha Wibowo mengatakan, pendampingan terhadap balita tersebut berbeda dengan anak pelaku teroris lain.

"Karena ini kan orang tua dua-duanya masih ada. Jadi tidak seperti yang sebelum-sebelumnya," kata Direskrimum Polda Jatim Kombes Pol Agung Yudha Wibowo, di Mapolda Jatim, Gayungan, Wonocolo, Selasa 10 Juli 2018.


Agung menuturkan, proses pendampingan dilakukan bersama sejumlah dinas, salah satunya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Jatim. Proses pemulihan pertama, medis lebih dulu.

"Setelah medisnya sembuh, mungkin pemulihan psikisnya melibatkan psikologi dari PPA yang ada di Jawa Timur," tuturnya.

Baca: Seorang Diri, Balita Korban Ledakan Bom Menangis Kesakitan



(LDS)