SMA di Sidoarjo Tambah Ruang untuk Gelar UNBK

Syaikhul Hadi 14 Januari 2018 12:20 WIB
ujian nasional
SMA di Sidoarjo Tambah Ruang untuk Gelar UNBK
Kepala SMA Al-Islam Krian Sidoarjo dan beberapa pejabat meresmikan ruang baru laboratorium komputer untuk menyelenggarakan UNBK 2018, Sabtu, 13 Januari 2018, Medcom.id - Hadi
Sidoarjo: Ujian Nasional bakal digelar sekitar April hingga Mei 2018. Sekolah Al-Islam Krian Sidoarjo, Jawa Timur, pun bersiap untuk menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Kepala SMA Al-Islam Krian Sidoarjo, Sutijono, mengatakan menambah empat ruang laboratorium. Empat ruangan itu berisikan 220 komputer.

Sutijono mengatakan penambahan ruang dan perangkat komputer dibutuhkan untuk menunjang pendidikan siswa-siswi Al-Islam Krian Sidoarjo. Terlebih, untuk menunjang kualitas hasil akhir menjelang pelaksanaan UNBK yang akan digelar pada April mendatang. 


"Karena sudah menjadi kebutuhan siswa, maka sekolah menambah ruang komputer beserta isinya," ujar Sutijono saat meresmikan laboratorium komputer, Sabtu, 13 Januari 2017. 

Menurutnya kuota jumlah siswa yang ada saat ini sangat berbeda jauh dengan fasilitas yang ada. Sehingga dibutuhkan penambahan perangkat baru untuk menunjang kualitas belajar siswa. Saat ini tercatat sekitar 1.700 -an siswa yang ada di SMA Al-Islam. 

"Sebelumnya ada sekitar 90-an komputer yang tersedia. Sedangkan saat ini bertambah menjadi 310 komputer," jelasnya. 

Dengan penambahan sejumlah perangkat komputer ini, diharapkan bisa lebih bermanfaat. Selain bisa digunakan untuk UNBK, ruang laboratorium komputer ini juga bisa dijadikan metode pembelajaran siswa berbasis IT. 

"Pembangunan ini dilakukan sejak Mei 2017 dengan anggaran kurang lebih sekitar Rp2,5 miliar. Harapannya bisa bermanfaat bagi siswa-siswi untuk menunjang kreativitasnya di bidang tekhnologi," tandasnya. 

Sementara, Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Sidoarjo, Endang Widiastuti mengapresiasi atas langkah sekolah dalam menambah jumlah perangkat komputer. Diharapkan dengan adanya penambahan komputer bisa meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan anak bangsa. 

"Harus kita apresiasi. Karena komputer ini sudah menjadi kebutuhan siswa dalam menghadapi tantangan global dibidang IT," ujar Endang. 

Sekaligus bisa digunakan untuk persiapan Ujian Nasional Berbasis komputer. Sejatinya, UNBK di Sidoarjo sudah dilaksanakan sejak tahun lalu. Hanya saja masih ada beberapa sekolah yang terpaksa digabung dengan sekolah lain. 

"Tahun kemarin sebenarnya sudah 100 persen UNBK. Tapi system yang kita terapkan memakaian system'  sift. Sehari bisa dua sampai tiga sessions. Agar semuanya bisa menikmati ujian nasional berbasis komputer. Alhamdulillah sekarang di sekolah ini sudah bisa menambah komputer, harapannya semakin memudahkan siswa dan lulus 100 persen," jelasnya. 



(RRN)