Kasus Penipuan, Dimas Kanjeng Divonis Nihil
Dimas Kanjeng Taat Pribadi saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu, 5 Desember 2018. (Medcom.id/Amal).
Surabaya: Dimas Kanjeng Taat Pribadi, terdakwa kasus penipuan divonis nihil oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu, 5 Desember 2018. Dimas terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan terhadap korbannya, Muhammad Ali.

Meski diputus berasalah, Dimas Kanjeng tidak harus menjalani hukuman sebagaimana kasus penipuan yang didakwakan. Hal itu lantaran sebelumnya Dimas telah divonis 18 tahun penjara dalam kasus pembunuhan dan tiga tahun untuk kasus penipuan. Sehingga jika diakumulasi, total masa pidana penjara terdakwa selama 21 tahun.

"Undang-undang secara kumulatif tidak membolehkan hukuman melebihi dari 20 tahun. Maka, pidana pada terdakwa nihil," kata Ketua Majelis Hakim, Anne Rusiana di ruang sidang dengan agenda putusan di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu, 5 Desember 2018.



Baca: Dimas Kanjeng Divonis 18 Tahun Penjara

Anne mengatakan, terdakwa Taat Pribadi Alias Dimas Kanjeng Taat Pribadi Bin Mustain sekitar Februari 2014 di Padepokannya di Probolinggo terbukti melakukan tindak pidana penipuan terhadap korbannya, Muhammad Ali.

Mendengar vonis ini, Taat tersenyum. Usai sidang dia mengaku langsung menerima keputusan tersebut. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmat Hari Basuki, menyatakan akan mengajukan banding terkait dengan vonis tersebut. Sebelumnya, JPU menuntut Taat Pribadi pidana selama empat tahun penjara.

"Saya akan laporkan dulu putusan ini pada pimpinan. Tapi saya akan ajukan banding," ujar Hari.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id