465 Rumah Akibat Angin Puting Beliung di Sidoarjo
Petugas dibantu masyarakat membersihkan pohon dari jalan akibat angin puting beliung di kawasan Sidoarjo, jawa Timur, Selasa, 20 November 2018. Medcom.id Syaikhul Hadi.
Sidoarjo: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo mencatat ada sekitar 465 rumah di sembilan desa kawasan Kecamatan Tulangan yang mengalami kerusakan akibat puting beliung. Dari data tersebut, kerusakan yang paling banyak terjadi di Desa Kajeksan, Tulangan Sidoarjo yakni sekitar 372 rumah.

Selebihnya 26 rumah di Desa Kemantren, 11 rumah Desa Griting, 22 rumah di Desa Kepunten, 8 rumah di Desa Grabagan, 7 rumah di Desa Singopadu, 11 rumah Desa Kepuh Kemiri, 1 rumah Desa Kepadangan serta 7 rumah Desa Tlasih. Jumlah itu diklasifikasikan atas kerusakan ringan, sedang dan berat.

"Data kerusakan tersebut masih bersifat sementara. Nantinya akan dilakukan pendataan ulang," kata Kepala Pelaksana BPBD Sidoarjo, Dwijo Prawito, Selasa, 20 November 2018. 


Dwijo menjelaskan, pihaknya juga segera menindaklanjuti instruksi Bupati terkait pendirian pos bencana yang rencananya akan diletakkan di balai desa Kajeksan. Pendirian posko akan melibatkan beberapa perangkat desa yang  terdampak. 

"Kami sudah koordinasikan dengan kades Kajeksan. Nanti juga akan dibentuk panitia khusus yang ditugaskan untuk menerima bantuan sekaligus pendataan dan update informasi," jelas Dwijo.

Menurutnya, pendataan itu juga meliputi kebutuhan material untuk memperbaiki kembali rumah warga yang rusak akibat bencana. Hingga siang tadi, BPBD Sidoarjo bersama petugas dari unsur kepolisian, TNI dan warga masyarakat berbondong-bondong membersihkan sisa puing akibat hentakan puting beliung. 



(DEN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id