Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung, Medcom.id - Amaluddin
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung, Medcom.id - Amaluddin (Amaluddin)

Polisi: Korban Dimutilasi di Warung Kopi

pembunuhan
Amaluddin • 12 April 2019 19:48
Surabaya: Pelaku AS dan AJ memutilasi seorang guru di sebuah warung kopi (warkop) di Kabupaten Kediri, Jawa Timur beberapa waktu lalu. Setelah dimutilasi, kemudian pelaku membuang korban ke semak-semak dekat sungai, di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kota Blitar, Rabu, 3 April 2019. 
 
"Sebelum mengeksekusi korban, pelaku menyewa warkop di Kabupaten Kediri. Setelah memutilasi korban, pelaku selanjutnya membuang korban ke Kota Blitar," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, di Surabaya, Jumat, 12 April 2019.
 
Baca: Polisi Gelar Rekontruksi Mutilasi Guru di Blitar

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Barung mengatakan, AS merupakan pelaku yang menyewa warkop. Sementara AJ pelaku yang menjalin komunikasi dengan korban sebelum melakukan pembunuhan dan mutilasi terhadap korban.
 
"Saat ini, penyidik masih melakukan berbagai penyelidikan untuk melengkapi locus delicti untuk lebih lanjut," jelas Barung.
 
Selain itu, kata Barung, polisi juga telah melakukan penggeledahan di rumah pelaku AS di Desa Mangunan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar. Dari rumah pelaku AS, polisi mendapati beberapa temuan.
 
Di antaranya adalah dua unit motor yang diduga salah satunya adalah milik korban. Motor dengan kunci remote ini disembunyikan oleh pelaku di rumahnya, setelah mengeksekusi korban.
 
"Pada saat terjadinya pembunuhan itu, motor korban juga dilaporkan hilang. Untuk memastikan motor milik siapa itu, maka kedua motor kita bawa ke Polres Blitar Kota," beber Barung.
 
Selain dua unit motor, polisi juga menemukan sisa pembakaran di sekitar rumah pelaku AS. Polisi mencurigai bahwa sisa pembakaran itu ada kaitannya dengan kematian korban, terutama untuk menghilangkan jejak. 
 
Saat ini, lanjut Barung, penyidik masih merangkai tempat kejadian sejak awal, hingga pembuangan koper berisi korban mutilasi. "Jadi beri waktu penyidik bekerja, nanti updatenya kami sampaikan ke media," pungkas Barung.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif