Polda Jatim Siagakan 2.650 Personel Kawal Mudik Lebaran 2018

Antara 06 Juni 2018 13:31 WIB
Mudik Lebaran 2018
Polda Jatim Siagakan 2.650 Personel Kawal Mudik Lebaran 2018
ilustrasi Medcom.id
Surabaya: Polda Jawa Timur mengerahkan sebanyak 2.650 personel gabungan dalam "Operasi Ketupat Semeru 2018" yang digelar pada 7-25. Operasi Ketupat Semeru bertujuan mengamankan arus mudik hingga arus balik dalam masa Lebaran

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Widodo Eko Prihastopo saat gelar pasukan di Mapolda Jatim mengatakan ada beberapa hal yang menjadi perhatian saat pelaksanaan operasi yang digelar selama 18 hari itu.

"Ada beberapa kerawanan yang jadi perhatian selain kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas yang cukup banyak. Dengan dioperasikan jalan tol yang bersifat penuh maupun fungsional sudah dipersiapkan," kata Widodo di Mapolda Jatim, Rabu, 6 juni 2018.


Dia mangaku ada alur-jalur yang belum sempurna dan beberapa hal yang perlu diwaspadai. Untuk itu pihaknya selalu berkominikasi dengan para pengembang proyek.

"Ada beberapa titik yakni di lintas utara dan lintas selatan. Jalur Surabaya menuju barat perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi perhatian. Semua titik menjadi perhatian dan tidak ada yang terlewatkan," katanya.

Untuk kendaraan, kata Widodo, dilarang melintas pada 12-14 Juni. Namun pelarangan itu kondisinya seragam.

"Di Jatim agak spesifik karena pembatasan tidak seketat di Jawa Barat dan Jakarta. Kita banyak pilihan untuk menyelenggarakan," ujarnya.

Selain laka dan kemacetan, pihaknya dan TNI juga mewaspadai tempat-tempat yang menjadi titik rawan untuk mengantisipasi adanya serangan teror.

Satgas Pangan Polda Jatim juga memantau harga eceran tertinggi yang sudah ditentukan. Jika melebihi itu satgas pangan akan bergerak.

"Ini yang menjadi sasaran selain tujuannya menciptakan rasa aman sehingga masyarakat melaksanakan Idul Fitri aman dan nyaman. Tapi operasi ini adalah operasi kemanusiaan. Kita menghindari yang bersifat represif lebih preventif dan preemtif," ucapnya.




(ALB)