Petugas dan warga memindahkan mobil Mitsubisi L300 bernopol P 1264 DE yang ringsek akibat kecelakaan dengan kereta api di lintasan rel di Dusun Rohkepuh, Beji, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (9/1/2019). ANT
Petugas dan warga memindahkan mobil Mitsubisi L300 bernopol P 1264 DE yang ringsek akibat kecelakaan dengan kereta api di lintasan rel di Dusun Rohkepuh, Beji, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (9/1/2019). ANT (Abdus Syukur)

KA Jayabaya Tabrak Minibus, 5 Orang Tewas

tabrakan kereta api
Abdus Syukur • 09 Januari 2019 13:51
Pasuruan: Sebuah minibus bernopol P 1264 DE, tertabrak Kereta Api Jayabaya jurusan Jakarta-Malang di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa/Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jatim, Rabu 9 Januari 2019.  Lima penumpang mobil minibus langsung meninggal di lokasi kejadian.
 
Dari informasi yang berhasil dihimpun, minibus yang dikemudikan Mambahul Fadik, 43, warga Kaliwates Jember, dari arah timur berbelok ke selatan dan melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu.
 
Minibus berpenumpang enam orang itu, saat berada di perlintasan, tiba-tiba mengalami mati mesin. Di saat bersamaan, meluncur KA Jayabaya jurusan Jakarta-Malang dengan nomor loko CC 20161306.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seketika tabrakan tidak dapat dihindari. Kereta langsung menabrak sisi kanan minibus, hingga terlempar sejauh 30 meter. Bahkan sebanyak tiga penumpang minibus, terpental dari dalam kendaraan melalui lambung kanan mobil yang terobek.
 
"Saya hanya mendengar suara benturan yang keras beberapa kali. Setelah saya cek, ternyata minibus dihantam kereta api yang lewat. Saat itu juga warga yang mendengar benturan dari tabrakan itu juga keluar dan warga segera melaporkan kejadian itu ke petugas," kata Irawan, warga di lokasi kejadian.
 
Dari kejadian itu, sebanyak lima penumpang minibus meninggal seketika di lokasi kejadian. Kelima korban itu yakni, Mambahul Fadik, 43, warga Kaliwates Jember, Budia Yuniarso, 51, warga Patrang Jember, Mariyam, 45, warga Nongsa, Kota Batam, Sri Patuaningsih, 52, Sumbersari, Jember dan Riki Sukiandra, 47, warga Kacapiring, Jember.
 
Dari seluruh penumpang, hanya seorang korban yang selamat, tapi mengalami luka berat. Yakni Saranya, 20, warga Pesona Surya Milenea, Kabupaten Jember, yang mengalami luka berat pada kepala serta kaki dan tangannya mengalami patah tulang.
 
Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Eko Iskandar menyampaikan, kecelakaan itu dikarenakan sopir hilang konsentrasi. Sehingga tidak mengetahui adanya kereta api yang melintas.
 
"Diduga sopir hilang konsentrasi, karena sudah menyopir sekitar 5 jam. Sehingga kondisi fisik tubuhnya sudah menurun dan tidak mengetahui ada kereta yang melintas," ujar Eko.

 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif