Rambu-rambu peringatan tsunami di Pantai Malang yang dirusak. (Foto: Istimewa)
Rambu-rambu peringatan tsunami di Pantai Malang yang dirusak. (Foto: Istimewa) (Daviq Umar Al Faruq)

Takut Pengujung Sepi, Rambu Peringatan Tsunami Dirusak

tsunami
Daviq Umar Al Faruq • 07 Januari 2019 15:38
Malang: Sejumlah rambu-rambu peringatan bahaya tsunami di sekitaran pantai-pantai di Malang, Jawa Timur rusak. Diduga, rambu-rambu yang berupa papan tersebut sengaja dirusak oleh oknum tak dikenal.
 
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setyono mengaku rambu-rambu peringatan bahaya tsunami yang dirusak ada di dua tempat. Yakni di Pantai Nganteb dan Pantai Kondang Merak, Malang.
 
"Yang dirusak orang di dua tempat. Diduga dirusak oleh orang yang merasa dirugikan, takut pengunjung sepi," katanya, Senin 7 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Takut Pengujung Sepi, Rambu Peringatan Tsunami Dirusak
 
Rambu-rambu tersebut diketahui telah dipasang di sejumlah titik di kawasan pantai selatan Malang sejak masa libur lebaran Idulfitri 2018 lalu. Namun beberapa rambu-rambu itu kini terlihat sengaja dirusak.
 
Bagyo mengungkapkan hingga saat ini rambu-rambu tersebut masih belum dibenahi. Sebab, pihak kepolisian kini masih menelusuri siapa saja pelaku perusakan rambu-rambu itu.
 
"Masih mau diproses sama Polres. Tidak dilaporkan, tidak perlu delik aduan, buktinya ada," ungkapnya.
 
Sementara itu, BPBD sendiri telah kasus ini kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk ditindaklanjuti. Bagyo berharap kasus serupa tidak terulang di kemudian hari.
 
Sebelumnya diberitakan, BPBD Kabupaten Malang telah melakukan sosialisasi kerawanan bencana tsunami di wilayah selatan Malang. Salah satunya dengan memasang rambu-rambu peringatan.
 
Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan mengatakan rambu-rambu peringatan tersebut adalah sebuah bentuk perlindungan kepada wisatawan dan warga di pesisir pantai di selatan Malang.
 
"Kalau tsunami ini kan tidak bisa diprediksi. Cuma kalau di pantai selatan sudah terpasang rambu-rambu jalur evakuasi, itu kan sudah tersosialisasikan ke masyarakat," katanya saat dikonfirmasi, Rabu 26 Desember 2018.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif