Ahmad Dhani Prasetyo saat tiba di Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. (Medcom.id/Amal).
Ahmad Dhani Prasetyo saat tiba di Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya. (Medcom.id/Amal). (Amaluddin)

Kejari Surabaya: Ahmad Dhani Tak Layak Ditahan

penipuan ahmad dhani ujaran kebencian
Amaluddin • 17 Januari 2019 16:18
Surabaya: Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Jawa Timur, telah memeriksa tersangka kasus dugaan ujaran kebencian Ahmad Dhani Prasetyo. Hasilnya, Kejari tidak menahan musisi Dewa 19 itu.
 
"Karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun penjara. Sehingga tidak layak ditahan," kata Kasi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Surabaya, Didik Adyotomo, di Kejari Surabaya, Jalan Raya Sukomanunggal, Surabaya, Kamis, 17 Januari 2019.
 
Didik menjelaskan Kejari baru akan menahan tersangka jika ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara. Untuk kasus ini, Dhani hanya diancam tiga tahun penjara. "Jadi tidak layak ditahan dan ini sudah sesuai SOP," kata Didik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, Dhani kooperatif selama diperiksa jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Surabaya. "Tadi juga sempat kita lihat bukti-buktinya berupa video," ujarnya.
 
Selanjutnya, kata Didik, pihaknya akan melimpahkan berkas ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya agar kasus ini segera disidangkan. Kejari Surabaya punya waktu maksimal 15 hari terhitung sejak pelimpahan tahap kedua selesai. "Kita lakukan secepat mungkin," kata Didik.
 
Ahmad Dhani Prasetyo tiba di Kejari Surabaya sekitar pukul 14.50 WIB. Tak lama kemudian Dhani keluar dari Kejari Surabaya sekitar pukul 15.30 WIB.
 
Ia hanya mengatakan dirinya yakin tidak bersalah. "Saya optimistis bebas dari kasus ini," kata Dhani sembari bergegas masuk ke gedung Kejari Surabaya.
 
Polda Jatim menetapkan Ahmad Dhani Prasetyo sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik atau ujaran kebencian, pada Kamis, 18 Oktober 2018. Penetapan tersangka ini setelah Dhani dilaporkan oleh Koalisi Bela NKRI ke Polda Jatim lantaran diduga mengucapkan ujaran kebencian, yang menyebut kelompok penolak deklarasi #2019 Ganti Presiden di Surabaya dengan kata-kata "Idiot". 
 
Kata-kata idiot, diduga diucapkan Ahmad Dhani saat nge-vlog di lobi Hotel Majapahit Surabaya pada Minggu, 26 Agustus 2018. Saat itu, musisi yang terjun ke dunia politik ini tertahan di hotel karena massa penolak deklarasi #2019 Ganti Presiden menggelar aksi penghadangan di depan hotel. Akibatnya, Dhani tidak bisa bergabung dengan massa deklarasi #2019 Ganti Presiden di Tugu Pahlawan Surabaya.
 
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif