Siswa di Sumenep saat menggalang tanda tangan menolak hari valentine - Medcom.id / Rahmatullah
Siswa di Sumenep saat menggalang tanda tangan menolak hari valentine - Medcom.id / Rahmatullah (Rahmatullah)

Bagi Siswa di Sumenep, Kasih Sayang tak Perlu Dirayakan

valentine perayaan valentine
Rahmatullah • 14 Februari 2018 13:06
Sumenep: Puluhan siswa SMA Muhammadiyah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggalang tanda tangan menolak perayaan hari valentine di jalan raya tepat depan sekolah di Desa Pabian, Kecamatan Kota, Rabu, 14 Februari 2018. Mereka menganggap kasih sayang tidak perlu dirayakan.
 
Selain siswa, pengguna jalan juga ada yang rela menghentikan laju kendaraan untuk membubuhkan tanda tangan di spanduk yang disediakan siswa.
 
"Kasih sayang itu tidak perlu dirayakan. Tiap hari kita kan sudah berikan kasih sayang kepada semua orang yang kita cintai. Jadi tidak usahlah peringati atau rayakan valentine itu," kata seorang siswa, Ahmad Fauzan Siswanto.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Fauzan, kasih sayang tidak bisa diukur dengan saling tukar setangkai bunga dan cokelat, karena tidak ada bandingannya dengan apa pun, apalagi untuk mewakili kasih sayang kepada orangtua dan guru.
 
Bagi Siswa di Sumenep, Kasih Sayang tak Perlu Dirayakan
 
Dia mengaku menyesalkan perilaku kebanyakan remaja yang cukup antusias merayakan hari valentine. Terlebih lagi dirayakan dengan mengendarai motor di jalan secara ugal-ugalan setelah saling tukar bunga dan cokelat. 
 
"Tidak ada nilai apa pun merayakan valentine itu kecuali untuk happy-happy saja. Jadi sama sekali itu tidak ada gunanya," ungkapnya.
 
Sementara salah satu guru, Damayanti, menyebut siswa-siswa tersebut tidak diarahkan untuk menolak perayaan valentine. Karena kata dia, siswa-siswa tersebut sudah punya pemahaman bahwa merayakan valentine bukan budaya agamanya. 
 
"Saya sangat dengan yang mereka lakukan hari ini," ujarnya.
 
Damayanti menuturkan tidak ada materi pelajaran khusus untuk menolak hari valentine. Tapi para siswa sudah dibekal ilmu agar tidak merayakan budaya di luar ajaran agama yang dianut. Dia berharap remaja lainnya juga tidak ikut-ikutan merayakan valentine.
 

(ALB)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif